
Marcella Zalianty saat ditemui di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Kamis (7/6).
JawaPos.com - Ketua PARFI (Persatuan Artis Film Indonesia), Marcella Zalianty menyayangkan tuntutan 6 tahun penjara dan denda sebesar Rp 800 juta terhadap Tio Pakusadewo. Menurutnya, Tio seharusnya direhabilitasi seperti Fachri Albar.
"Tentu kita juga pengen teman-teman menjalani proses hukum yang baik, tapi mendapat perlakuan hukum yang sama sesuai kesalahan. Yang kita pahami, pemakai itu kan harusnya direhabilitasi. Kita kan pengen orang itu sembuh," ujarnya di Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Selatan (Jaksel), Kamis (7/6).
Sebagai lembaga yang menaungi para artis film, diakuinya bahwa PARFI telah bekerjasama dengan Badan Narkotika Nasional (BNN) dan Gerakan Peduli Anti Narkoba (GPAN) untuk mengupayakan generasi bebas narkoba.
"Saya mewakili PARFI, apapun yang terjadi kita harus memberikan bantuan pada anggota. Walaupun kita selama ini punya sikap yang cukup tegas pada narkoba. Kita sangat menentang siapapun yang terlibat terhadap narkoba, kita juga melakukan kerjasama dengan badan dan lembaga anti narkoba untuk mengupayakan generasi muda bebas narkoba, khususnya kalangan artis," papar artis berusia 38 tahun itu.
Menurut perempuan yang akrab disapa Cella ini, teman-teman di PARFI pun siap membantu kasus Tio Pakusadewo hingga pengadilan tinggi jika dirasa tak adil.
"Kalau secara konteks hukum kita nggak bisa intervensi. Tapi, kapan pun Tio butuh bantuan LBH kita siap. Mungkin nanti kita akan bantu di Pengadilan Tinggi," tegasnya mantap.
Tetapi, kembali pemain film Rectoverso ini menegaskan, tidak bermaksud membela kesalahan. Namun, dia berharap pengadilan adalah tempat menemukan keadilan.
"Bukan berarti kita membela yang bersalah, tentu ini akan jadi pembelajaran buat kita semua, khususnya public figure. Ini masalah nasional, membodohi generasi bangsanya. Saya harap mas Tio bisa sembuh dan kedepan bisa belajar. Tapi saya juga tetap berharap mas Tio mendapat hukuman yang adil dan sesuai porsinya," tukasnya.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
17 kuliner Legendaris di Surabaya yang Wajib Dicicipi Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
