
Saina Nehwal (kiri) dan Pusarla Venkata Sindhu
JawaPos.com - Asosiasi Bulu Tangkis India terpaksa memisahkan tempat latihan dua atlet tunggal putri andalan mereka, Saina Nehwal dan Pusarla Venkata Sindhu. Pemisahan ini dilakukan karena keduanya sudah tidak nyaman berlatih di tempat yang sama.
Untuk diketahui, meskipun merupakan rekan satu kompatriot, Saina dan Sindhu adalah rival sengit di lapangan. Dari sejumlah pertemuan, mereka sudah beberapa kali saling mengalahkan. Atmosfir persaingan ini diduga berimbas ke lokasi mereka latihan, sehingga tim kepelatihan memutuskan agar keduanya berlatih di lokasi yang berbeda.
Pelatih kepala timnas bulu tangkis India Pullela Gopichand membenarkan hal tersebut. Dilansir dari timesofindia.com, Gopichand menuturkan bahwa Saina dan Sindhu sudah tidak lagi berlatih bersama sejak pulang dari Commonwealth Games 2018 dua bulan lalu.
"Ini kami lakukan sesuai permintaan mereka, dan keputusan tim kepelatihan. Jika itu bisa membuat Saina dan Sindhu berlatih lebih nyaman, tentu kami lakukan," ujar Gopichand tanpa merinci apa yang membuat Sindhu dan Saina tidak nyaman berlatih bersama.
Hal ini pun membuat Gopichand harus berpindah-pindah tempat latihan untuk mengontrol keduanya. Kendati lokasinya cukup berjauhan, Gopichand mengaku tidak masalah. "Sejauh ini semua berjalan baik-baik saja. Saya juga tidak masalah harus mengontrol ke dua tempat," ujarnya.
Saina dan Sindhu merupakan dua pemain tunggal putri terbaik yang pernah dimiliki India hingga hari ini. Saina membawa India ke kancah dunia setelah berhasil meraih medali perunggu di Olimpiade London 2012. Ia juga menjadi pemain tunggal putri India pertama yang duduk di ranking 1 dunia.
Empat tahun kemudian, kepopuleran Saina meredup karena dihajar cedera lutut. Di saat yang sama, performa Sindhu mulai naik dan sukses meraih medali perak di Olimpiade Rio de Janeiro.
Sejak saat itu, keduanya kerap dibanding-bandingkan. Bayang-bayang raksasa Sindhu terus membayangi Saina yang berjuang memulihkan cederanya sejak awal tahun 2017.
Awal tahun 2018, Saina mulai kembali menunjukkan taringnya. Menjadi runner up di Indonesia Masters 2018, Saina sukses menumbangkan Sindhu di babak perempat final.
Beberapa bulan kemudian, Saina kembali berjumpa Sindhu di partai final Commonwealth Games 2018. Saina kembali menang atas Sindhu di turnamen tersebut.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
17 kuliner Legendaris di Surabaya yang Wajib Dicicipi Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
