
Presiden Joko Widodo didampingi Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto dan Kapolri Jenderal Tito Karnavian, di Mabes TNI, Cilangkap, Jakarta, Selasa (5/6).
JawaPos.com - Bintara Pembina Desa (Babinsa) mendapat kenaikan tunjangan operasional pada Juni. Kenaikannya terbilang fantastis hingga 771 persen.
Presiden Joko Widodo (Jokowi) memiliki alasan kuat menaikkan pendapatan salah satu kekuatan Komando Daerah Militer (Kodam) itu. Alasannya yakni, Babinsa merupakan garis depan Tentara Nasional Indonesia (TNI) yang bersentuhan langsung dengan rakyat.
Apalagi, mereka banyak bertugas di daerah-daerah pelosok. "Terutama yang ada di daerah, yang berada di desa, yang ada di pelosok, yang ada di pinggiran. Oleh sebab itu, diberikan tunjangan yang lebih," kata Jokowi usai menghadiri acara buka puasa bersama di Mabes TNI, Cilangkap, Jakarta, Selasa (5/6).
Dia pun berharap Babinsa semakin semangat dalam menjalankan tugas, setelah mendapat kenaikan tunjangan operasional itu. "Kita berharap ada kinerja yang lebih baik, lebih konkret, lebih bagus," sebutnya.
Sementara itu, Jokowi membantah kenaikkan tunjangan ini bernuansa politis. Dia menegaskan, hal ini murni demi kepentingan TNI sendiri.
"Tidak ada yang namanya TNI-Polri itu politik. Nggak boleh ke mana-mana, sudah jelas. Saya tekankan berkali-kali kepada Panglima, Kapolri, semuanya. Selalu saya tekankan (tidak boleh berpolitik)," pungkasnya.
Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto merasa bersyukur dengan kenaikkan tunjangan operasional Babinsa itu. Dia pun berpesan agar Babinsa terus meningkatkan kinerja mereka.
"Harapan Presiden karena nantiya ditingkatkan, maka kinerjanya juga tentunya ditingkatkan," ucapnya.
Peningkatan kinerja yang dimaksud yakni dalam hal pelayanan kepada masyarakat. "Dulunya kegiatan yang bisa melayani masyarakat harus lebih ditingkatkan dan tamu-tamu yang datang ke desa RT harus lapor 1x24 jam sehingga lebih intensif," jelas Hadi.
Mantan Kepala Staf Angkatan Udara (KSAU) itu turut membantah bahwa kenaikkan gaji tersebut bernuansa politis, mengingat sebentar lagi ada Pilkada, Pileg serta Pilpres.
"Nggak ada (kepentingan politis). Semua disampaikan bahwa TNI-Polri adalah netral dari politik negara," tambahnya.

50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Tahun Tak Terkalahkan! Bernardo Tavares Wajib Jaga Harga Diri Persebaya Surabaya di Derbi Jawa Timur Lawan Arema FC
15 Rekomendasi Restoran Terbaik Dekat Tugu Muda Semarang: Surganya Kuliner yang Wajib Dicoba Pelancong dan Wisatawan!
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Jadwal Lengkap MotoGP Spanyol 2026! Misi Berat Veda Ega Pratama dan Mario Aji dari Barisan Belakang di Jerez
Pesan Haru dari Ernando Ari! Dukungan Diam-Diam Bikin Milos Raickovic Bangkit di Persebaya Surabaya
Terdepak dari Puncak Klasemen Liga Inggris, Bayang-bayang Kegagalan Juara di Akhir Musim kembali Menghantui Arsenal
18 Rekomendasi Sarapan Pagi di Bandung Paling Sedap, Sederet Kuliner Mantap yang Wajid Disantap
Profil Agnes Aditya Rahajeng, Pemenang Puteri Indonesia 2026
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
