Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 5 Juni 2018 | 03.07 WIB

Harga Daging Beku Ditemukan Lampaui HET, KPPU Segera Bertindak

Kabag Penegakan Hukum KPPU Medan, Ridho Pamungkas saat menggelar sidak di pasar raya Padang, Senin (4/6). - Image

Kabag Penegakan Hukum KPPU Medan, Ridho Pamungkas saat menggelar sidak di pasar raya Padang, Senin (4/6).

JawaPos.com - Penjualan daging kerbau beku di pasaran Sumatera Barat (Sumbar) mencapai Rp 100 ribu/kilogram. Padahal, Harga Eceran Tertinggi (HET) daging beku hanya Rp 80 ribu/kg.


Realitas itu menyita perhatian Kantor Perwakilan Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) Medan. Kabag Penegakan Hukum KPPU Medan, Ridho Pamungkas berencana segera mendalami penjualan di atas HET tersebut.


Apalagi, penyaluran daging beku adalah cara pemerintah meredam peningkatan daging sapi lokal yang kini bertengger di angka Rp 120 ribu/kilogram.


"Pedagang ambil untung itu wajar saja. Tapi, ini kelewat tinggi harganya. Kami tentu akan usut mekanisme distribusi yang terjadi di balik peningkatan harga jual daging beku di pasar Sumbar," kata dia usai menggelar sidak di pasar raya Padang, Senin (4/6).


KPPU Medan yang juga menaungi wilayah Sumbar menegaskan, untuk terus melakukan pemantauan terhadap lonjakan harga di pasar termasuk yang kini terjadi pada daging beku. "Di pasar ritel modern, harganya (daging beku) masih HET. Cuman di pasar tradisional yang naik. Nah, kenapa daging beku bisa masuk ke pasar becek, kami akan lihat pola distribusinya juga," kata Ridho.


Kasubdit I Reskrimsus Polda Sumbar, AKBP Yudhistira mengatakan, kepolisian yang juga terlibat dalam Satgas Pangan akan ikut memeriksa mekanisme distribusi daging beku di lapangan. Menurutnya, kenaikan harga bisa terjadi sejak dari rekanan Bulog hingga mata rantai distribusi level bawah.


"Kami akan lihat dulu mekanisme pendistribusiannya, apakah dari Bulog baru turun ke pasar. Apakah kenaikan harga dalam jalur distribusi atau sudah naik dari distributor atau rekanan Bulog," katanya.


Dalam sidak yang dilakukan KPPU Medan dan Polda Sumbar kali ini, sebagian besar bahan pangan strategis ditemukan dijual dalam harga stabil dan wajar. Sejumlah komoditas yang ditengarai mengalami kenaikan dan perlu pemeriksaan adalah daging beku dan telur ayam ras.


Komoditas lain seperti cabai merah lokal dijual stabil di level Rp18 ribu/kg dan cabai merah yang didatangkan dari Jawa dijual di angka Rp22 ribu/kg. Sedangkan bawang merah impor dijual di harga Rp 32/kg, dan bawang putih dijual Rp 18 ribu/kg.

Editor: Yusuf Asyari
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore