
Rakyan Ratri Syandriasari Kameron (dua dari kanan) saat belajar produksi kripik
JawaPos.com - Di tengah perkembangan zaman now, anak muda dituntut untuk memiliki ide kreatif dalam berbisnis. Bisnis itu boleh saja menggarap jenis baru, tapi cara pengelolaannya lebih kreatif.
Seperti yang dilakoni dua anak Presiden Jokowi, Kaesang Pangarep dan Gibran Rakabuming Raka. Kaesang Pangarep berbisnis pisang dan Gibran Rakabuming menggeluti usaha martabak mendapat antusias dari konsumennya masing-masing.
Cara dua anak presiden ini pun juga diikuti cicit Soekarno, Rakyan Ratri Syandriasari Kameron dan Rakyan Danu Syahandra Kameron. Keduanya merupakan anak dari Puti Guntur Soekarno, cawagub Jatim.
Keduanya baru berupaya melirik bisnis kreatif di Surabaya dengan 'mencuri' ilmu produksi kripik dari Kripik Crispy Itsbanachips. Minggu (4/6), buah hati pasangan dari Joy Kameron dan Puti Guntur Soekarno itu menyambangi Kripik Crispy Itsbanachips di Jalan Semampir Selatan, Surabaya.
Kedatangan mereka disambut Founder and Young CEO of Sale Crispy Itsbanachips, Delvino Mahsavareza yang saat ini masih berusia 19 tahun. Ketiganya pun terlihat sangat sangat asyik, terlebih karena sama-sama masih muda.
Rakyan Ratri Syandriasari Kameron mengaku belajar produksi kripik dengan Delvino. Menurutnya, bisnis startup di kalangan anak muda kini berkembang begitu pesat. Mereka bisa membuat kelompok usaha kelas UMKM bisa lebih cepat berkembang.
"Bisnis dalam kemandirian seperti UMKM yang dilakukan Delvino ini bagus. Karena bisa menumbuhkan peluang kerja untuk anak muda kreatif. Apalagi usahanya itu sekarang sudah mempekerjakan 12 orang karyawan," terang Syandria dalam keterangan persnya, Senin (4/6).
Saat diajari produksi kripik oleh Delvino, Syandria tidak begitu kikuk. Sebab keduanya sama-sama anak muda yang masih berusia 19 tahun. Syandria sangat salut dengan kerja keras Delvino bisnis kripiknya. Dengan bisnis itu anak muda tersebut sudah mampu meraup pendapatan Rp 1 miliar per bulannya. "Mestinya apa yang dilakukan Delvino itu harus mendapat perhatian dari pemerintah," sambung Syandria.
Menurutnya, pemda harus memberi perhatian pada UMKM. Minimal membuat pembangunan pusat pengembangan keahlian dalam kewirausahaan. Para pelaku UMKM harus mendapat pelatihan dan pendamping dari kalangan anak muda juga.

Persebaya Surabaya Rayakan Kembalinya Bruno Moreira, Bonek Kompak Satu Suara
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Link Live Streaming Semifinal Uber Cup 2026 Indonesia vs Korea Selatan dan Line-up Pertandingan
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
