Logo JawaPos
Author avatar - Image
Senin, 4 Juni 2018 | 20.52 WIB

Z Sempat Menolak Buatkan Bom untuk Penyerang Mapolda Riau

Ilustrasi teroris - Image

Ilustrasi teroris

JawaPos.com - Terduga teroris berinisial Z yang diamankan oleh Detasemen Khusus 88 Antiteror dan Polda Riau akhir pekan lalu ternyata pernah menolak pesanan pembuatan bom dari Mur Salim alias Pak Ngah, 48, salah satu terduga teroris yang tewas saat penyerangan Mapolda Riau, pertengahan Mei lalu.


Z menolak permintaan Pak Ngah yang termasuk dalam Jaringan Ansharud Daulah (JAD) karena Z memiliki kegiatan lain yang lebih penting.


"Ada benang merah antara Z dengan pelaku yang dilumpuhkan di Polda Riau, yaitu ketuanya Pak Ngah. Dia (Pak Ngah) pernah memesan bom kepada Z," ungkap Kabid Humas Polda Riau, AKBP Sunarto, Senin (4/6).


Ia mengatakan, sejauh ini pihaknya masih melakukan penyidikan guna mencari tahu keterkaitan Z dalam kelompok JAD. Saat ini, Z sendiri telah ditetapkan sebagai tersangka. Namun, pihak kepolisian belum mengetahui sudah berapa lama Z tergabung dalam kelompok radikal itu dan alasannya ingin mengebom Gedung DPR RI dan DPRD Riau. "Belum tahu. Masih pendalaman," jelas Narto.


Mantan Kabid Humas Polda Sulawesi Tenggara (Sultra) itu juga mengatakan bahwa untuk dua rekan Z yang turut diamankan yakni D dan OS alias K sampai saat ini masih berstatus sebagai saksi.


"Perkembangan terakhir satu ditetapkan sebagai tersangka, Z. Dua lagi sebagai saksi. Tidak menutup kemungkinan akan menjadi tersangka," pungkasnya.

Editor: Fersita Felicia Facette
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore