Logo JawaPos
Author avatar - Image
Senin, 4 Juni 2018 | 22.00 WIB

Iran Pastikan Negara-negara Lain tak Keluar dari Perjanjian Nuklir

Iran pastikan negara lain tak keluar dari Perjanjian Nuklir Iran - Image

Iran pastikan negara lain tak keluar dari Perjanjian Nuklir Iran

JawaPos.com - Menteri Luar Negeri Iran Mohammad Javad Zarif mengatakan, dunia harus berdiri melawan perilaku perundungan yang dilakukan Washington. Sebagai seorang diplomat tinggi, ia mengatakan, Iran telah mengintensifkan upaya untuk menyelamatkan kesepakatan nuklir setelah AS keluar dari Perjanjian Nuklir Iran.


Dalam sebuah surat dari Mohammad Javad Zarif kepada rekan-rekannya pekan lalu, dia memastikan penandatangan yang tersisa dengan mitra dagang lainnya. Hal ini dilakukan untuk menebus kerugian Iran yang disebabkan oleh keluarnya AS.


"Perjanjian Nuklir Iran bukan hanya milik penandatangannya sehingga satu pihak dapat menolaknya berdasarkan kebijakan domestik atau perbedaan politik dengan mantan pemerintahan sebelumnya," kata Zarif seperti dikutip dalam surat itu, dilansir dari Reuters Senin (4/6).


"Perjanjian nuklir adalah hasil dari pembicaraan multilateral yang teliti, sensitif, dan seimbang", kata Zarif. Ia juga menambahkan, hal itu tidak dapat dinegosiasi ulang seperti yang dituntut AS.


Dia mengatakan, AS melakukan penarikan ilegal dari Perjanjian Nuklir Iran dan melakukan metode perundungan untuk mengajak pemerintah lain ikut menarik diri dari perjanjian nuklir tersebut. AS telah mendiskreditkan supremasi hukum di arena internasional.


Presiden AS Donald Trump menarik AS keluar dari Perjanjian Nuklir Iran bulan lalu. Padahal perjanjian nuklir itu berisi kesepakatan untuk mencabut sanksi ekonomi terhadap Iran dengan imbalan pengekangan terhadap program nuklirnya.


Negara yang tersisa dalam Perjanjian Nuklir Iran antara lain Prancis, Jerman, Inggris, Rusia, dan Tiongkok. Negara-negara itu masih melihat perjanjian internasional sebagai kesempatan terbaik untuk menghentikan Teheran mengembangkan senjata nuklirnya dan berusaha menyelamatkannya.


Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei telah menetapkan serangkaian ketentuan pada kekuatan Eropa jika mereka ingin Teheran tetap mengikuti perjanjian nuklir. Termasuk langkah-langkah untuk menjaga perdagangan dengan Teheran dan menjamin penjualan minyak Iran.


Negara-negara yang masih tersisa dalam Perjanjian Nuklir Iran telah memperingatkan AS bahwa keputusannya untuk menarik diri dari pakta tersebut membahayakan upaya untuk membatasi kemampuan Iran untuk mengembangkan senjata nuklir.

Editor: Dyah Ratna Meta Novia
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore