
Ilustrasi teroris
JawaPos.com - Penangkapan terduga teroris di Universitas Riau (UNRI) menambah daftar panjang keterlibatan akademisi dalam aksi radikal. Sebelumnya satu mahasiswa Intitut Agama Islam Negeri (IAIN) Tulungagung juga terindikasi terlibat kelompok Islamic State Irak in Syria (ISIS).
Menteri Riset Tekonologi dan Perguruan Tinggi (Menristekdikti) Mohamad Nasir tidak menutupi jika institusi pendidikan telah disusupi kelompok-kelompok radikal. Bukan hanya tingkat Perguruan Tinggi, melainkan hingga sekelas Sekolah Dasar (SD) juga terindikasi terpapar ideologi terlarang itu.
"Itu tidak hanya di Perguruan Tinggi, Di SMA, di SMP, SD juga terjadi hal yang sama. Gurunya terpapar mahasiswanya ikut terpapar, perguruan tinggi dosennya ikut terpapar," ungkap Nasir di Hotel Fairmont, Senayan, Jakarta Selatan, Senin (4/6).
Guna mencegah institusi terus terpapar paham radikalisme, Nasir akan menekankan pendidikan bela negara dan kebangsaan terhadap para peserta didik. Upaya ini akan dilakukan secara berkala.
"Saya lakukan namanya bela negara dan wawasan kebangsaan. setelah keluarnya peraturan pelarangan terhadap HTI (Hizbut Tahrir Indonesia) kami lakukan lebih giat lagi," imbuhnya.
Sementara itu untuk pengawasan Kemenristekdikti juga telah membangun kerja sama dengan Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT). Langkah ini sebagai upaya kejadian di UNRI tidak terulang kembali.
"Sekarang saya berkolaborasi dengan BNPT supaya apa yang terjadi di Riau itu tidak (terulang lagi). Nanti itu (radikalisme bisa) muncul di mana-mana, mereka masuk kampus, mungkin di mana saja akan terjadi," lanjut Nasir.
Kemenristekdikti dan BNPT juga akan memonitoring terhadap gerak-gerik tenaga pengajar maupun peserta didiknya. "Kami dalam hal ini monitoring semua para dosen dan mahasiswa nanti pendataan ini kami lakukan," pungkasnya.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
17 kuliner Legendaris di Surabaya yang Wajib Dicicipi Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
