Logo JawaPos
Author avatar - Image
Minggu, 3 Juni 2018 | 02.23 WIB

Gelar Bukber, NasDem Beri Santunan ke Marbot dan Anak Yatim

DPP NasDem menggelar buka puasa bersama anak yatim dan marbut di kantor pusatnya, Gondangdia, Jakarta Pusat, Jumat (2/6). - Image

DPP NasDem menggelar buka puasa bersama anak yatim dan marbut di kantor pusatnya, Gondangdia, Jakarta Pusat, Jumat (2/6).

JawaPos.com - DPP NasDem menggelar buka puasa bersama anak yatim dan marbot di kantor pusatnya, Gondangdia, Jakarta Pusat, Jumat (2/6).  Dalam kesempatan ini, DPP NasDem memberikan santunan kepada anak yatim dan sepuluh marbot. Kegiatan ini, baru kali ini partai politik memberikan santunan kepada marbot.


"Marbot ini kan manusia yang saleh, mengabdikan jiwa dan raganya di rumah Allah tanpa berharap UMK. Seterusnya ikhlas karena Allah," kata Ketua DPP NasDem Bidang Agama dan Masyarakat Adat Hasan Aminuddin, Sabtu (6/2).


Acara yang bertema Merajut Kebinekaan, Damai Indonesiaku ini dihadiri oleh sejumlah elite NasDem dan tokoh nasional. Di antaranya adalah Menteri Kehutanan dan Lingkungan Hidup Siti Nurbaya, Jaksa Agung M Prasetyo dan purnawirawan tinggi TNI Mayjen (Purn) IGK Manila.


Dalam kesempatan itu, Hasan Aminuddin mendoakan kesehatan Presiden Joko Widodo dan kesejahteraan Indonesia.  Dia mengatakan, belakangan ini, negara tengah diuji oleh berbagai cobaan seperti terorisme dan perpecahan antargolongan jelang tahun politik ini. Karena itu, penyelanggaraan acara ini bisa menjadi obat agar masyarakat kembali dengan nilai kebinekaan.


"Tahun-tahun ini, kita diuji tentang kebinekaannya. Bukan hanya teroris, mendekati pemilihan presiden pun yang ingin menjadi presiden seakan-akan beda itu sudah tidak Islami lagi," kata Hasan.


Hasan mengatakan, seharusnya isu agama tidak dijadikan alat untuk meraih kekuasaan. Apalagi menggunakan agama untuk memecah belah bangsa. Menurut Hasan, hal itu justru meninggalkan pesan uswah hasanah Rasullullah yang santun.


Mengenai fenomena ini, Hasan mengajak para tokoh, pemuka agama dan para orangtua kembali menanamkan nilai kesantunan kepada anak muda. Sebab, saat ini justru masyarakat pada kalangan tersebut memberi contoh yang tidak baik sehingga anak muda mengikutinya.


"Warga bangsa ini menunggu kesantunan siapa pun, sehingga kesantunan itulah yang akan dijadikan pelajaran, pengamalan oleh warga bangsa. Bukan retorika lagi," pungkas dia.

Editor: Bintang Pradewo
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore