
Calon Gubernur Jawa Tengah Sudirman Said.
JawaPos.com - Lini massa di media sosial Twitter sejak semalam ramai perang tagar antara #GanjarKalahPrabowoMenang dengan #GanjarTakTakutPakDirman. Dua tagar yang sempat menjadi trending topik nomor satu Indonesia itu membuat pemilihan gubernur (Pilgub) Jawa Tengah antara pasangan Ganjar Pranowo-Taj Yasin dengan Sudirman Said-Ida Fauziah kian memanas.
Ketua Tim Pemenangan Ganjar Pranowo-Taj Yasin, Bambang Wuryanto tidak masalah perang tagar dua kubu tersebut asal masih dalam batasan undang-undang. Dia pun yakin masyarakat Jawa Tengah tidak akan tebelah dengan perang tagar itu.
“Saya yakin Jateng akan tetap kondusif sebagai entitas bangsa. Semua menjaga persatuan,” kata Bambang, Kamis (31/5).
Ketika ditanya soal penggunaan kata Sudirman Said menjadi ‘Pak Dirman’ yang mengacu pada nama Jenderal Besar Sudirman, Bambang melihat hal itu sangat kejauhan. Bagi dia, dari segi manapun, karakter Jenderal Soedirman jauh dengan Sudirman Said.
“Sosok Jenderal Soedirman sudah sangat dikenal di masyarakat Jateng. Mohon maaf kalau menyetarakan rasanya jauh panggang dari api,” kata Ketua DPD PDIP Jateng itu.
Sementara itu, Direktur Eksekutif Voxpol Center, Pangi Syarwi Chaniago mengatakan bahwa penggunaan slogan Pak Dirman oleh cagub Jateng Sudirman Said dinilai sebagai salah satu upaya untuk mendongkrak popularitas nama.
"Penggunaan nama itu bertujuan bagaimana supaya namanya dikenal, disukai, dan dipilih oleh masyarakat. Kan bahasa Pak Dirman sudah populer sebagai pahlawan nasional Jendral Soedirman," ucapnya kepada wartawan.
Namun, penggunaan nama Pak Dirman oleh Sudirman Said baru sebatas level dikenal. "Saat ini kan tingat popularitas Sudirman Said masih rendah. Sehingga ini hanya bagian dari strategi dikenal masyarakat saja," ungkapnya.
"Jadi untuk menggenjot popularitas dia menggunakan nama yang dikenal publik," tandas Pangi. Meski demikian, identifikasi nama Pak Dirman, belum menjamin keterpilihan Sudirman Said pada Pilkada mendatang.

Dana Desa Terpangkas untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Infrastruktur Sebagian Desa di Tulungagung Tak Sesuai Rencana
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
12 Spot Kuliner Bakso di Bandung yang Terkenal karena Tekstur Dagingnya yang Juara
15 Rekomendasi Restoran Terbaik Dekat Tugu Muda Semarang: Surganya Kuliner yang Wajib Dicoba Pelancong dan Wisatawan!
18 Rekomendasi Sarapan Pagi di Bandung Paling Sedap, Sederet Kuliner Mantap yang Wajid Disantap
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
10 Spot Mie Kocok di Bandung Terenak, Kuliner Khas dengan Kuah Kental dan Bumbu Tradisional
12 Restoran Seafood Terenak di Bandung, Surganya Kuliner Laut yang Tak Pernah Sepi Pengunjung
15 Kuliner Bakso di Solo yang Selalu Jadi Incaran, dari yang Paling Legend hingga yang Kekinian
Jadwal Thomas Cup 2026 Indonesia vs Aljazair, Siaran Langsung, dan Live Streaming: Laga Perdana Wajib Menang!
