Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 30 Mei 2018 | 20.20 WIB

Rusia Tuntut Ukraina Selidiki Kematian Wartawannya

Rusia minta Ukraina selidiki pembunuhan wartawannya - Image

Rusia minta Ukraina selidiki pembunuhan wartawannya

JawaPos.com - Wartawan Rusia Arkady Babchenko, 41 tahun, ditemukan tewas ditembak mati di rumahnya di Kiev, Ukraina, Selasa, (29/5). Kementerian Luar Negeri Rusia mengatakan, Rusia menuntut pihak berwenang Ukraina untuk melakukan segala upaya untukmelakukan penyelidikan atas pembunuhan Babchenko.


"Laporan dari Kiev mangatakan Babchenko yang merupakan wartawan dan warga negara Rusia tewas akibat serangan bersenjata di tempat tinggalnya. Kami menuntut pihak berwenang Ukraina untuk segera melakukan penyelidikan. Serta berharap lembaga internasional yang relevan dan LSM ikut andil dalam proses penyelidikan," kata pernyataan Kemenlu Rusia tersebut.


Tewasnya Babchenko menjadi peristiwa duka yang mendalam bagi keluarga dan teman-temannya. Mereka meminta penyelidikan dilakukan secepatnya.


Hingga saat ini, tercatat ada kenaikan kekerasan fisik dan pembunuhan terhadap wartawan di Ukraina. Namun faktanya penyelidikan tidak pernah mengarah pada hukuman bagi para pelaku tindak kekerasan terhadap wartawan tersebut.


Terkait upaya untuk penyelidikan terhadap kasus tersebut, Ombudsman Rusia, Tatyana Moskalkova mengatakan, ia berencana meminta rekannya yang merupakan warga Ukraina untuk mengambil alih kendali pribadi atas penyelidikan ini, seperti dilansir TASS, Rabu, (30/5).


"Saya meminta Verkhovna Rada (Parlemen Ukraina), Komisaris Hak Asasi Manusia, Lyudmila Denisova untuk mengambil alih kendali atas investigasi pembunuhan wartawan guna memastikan penyelidikan yang tidak bias, menyeluruh dan adil," kata Moskalkova.


Perwakilan Objective Structured Clinical Examination (OSCE) untuk Kebebasan Media, Harlem Desir telah mendesak pihak berwenang Ukraina untuk melakukan penyelidikan langsung dan penuh.


"Mengenai laporan berbahaya tentang wartawan terkenal Rusia, Arkady Babchenko yang ditembak di rumahnya di Kiev. Saya meminta pihak berwenang Ukraina untuk melakukan penyelidikan langsung secara penuh. Saya memikirkan keluarganya," kata Desir.


Komite Perlindungan Wartawan Eurasia juga mengatakan, Otoritas Ukraina harus melakukan investigasi yang cepat dan efisien terhadap kasus pembunuhan tersebut.





Editor: Dyah Ratna Meta Novia
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore