Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 30 Mei 2018 | 06.35 WIB

Pengoperasian Terminal Apung Bandara Ahmad Yani Mundur

Penampakan terminal apung Bandara Ahmad Yani yang nyaris rampung. - Image

Penampakan terminal apung Bandara Ahmad Yani yang nyaris rampung.

JawaPos.com - Pengoperasian perdana terminal apung Bandara Internasional Ahmad Yani, Semarang dipastikan molor dari target. Sebelumnya, direncanakan, terminal tersebut beroperasi pada tanggal 2 Juni. Karena alasan teknis, pengoperasian digeser menjadi tanggal 6 Juni 2018 nanti.


Hal itu diutarakan oleh Direktur Utama PT Angkasa Pura I, Faik Fahmi. Ia mengatakan, sebenarnya proyek pembangunan terminal apung telah terselesaikan hingga 95 persen dengan fasilitas komersil baru bisa dipergunakan sebanyak 30 persen.


"Tanggal 5 Juni kita boyongan dari terminal lama, kemudian tanggal 6 Juni mulai membuka jadwal penerbangan perdana," ujar Faik, saat meninjau persiapan akhir terminal apung Bandara Ahmad Yani, Selasa (29/5).


Meski begitu, Faik tetap optimis terminal apung ini nantinya dapat menampung sekitar 4,4 juta calon penumpang pesawat. Atau naik sembilan kali lipat ketimbang kondisi bandara lawas yang hanya menampung 800 ribu jiwa.


Lebih lanjut, Ia memperkirakan arus penumpang pesawat terbang pada Lebaran tahun ini bakal tumbuh delapan persen. Dibanding 2017 lalu yang rata-rata per hari 16.700 penumpang, diprediksi menjadi 18 ribu penumpang per hari. "Makanya, kita mempercepat pembangunan terminal apung menjelang Lebaran," sambungnya.


Faik menuturkan, sejumlah pembangunan terminal apung yang belum tuntas ialah proyek lahan parkir. Tempat parkir terminal apung untuk saat ini baru rampung satu lantai. "Masih menyisakan tiga lantai lagi," katanya.


Lahan parkir terminal apung digadang-gadang bisa menampung dua ribu kendaraan. Saat Lebaran nanti, Faik mengklaim lahan parkir satu lantai sudah bisa memuat 600 kendaraan dimana sebelumnya hanya 500 kendaraan saja.


Faik berjanji, akan meminta direksi Bandara Ahmad Yani untuk merampungkan proyek-proyek yang belum tuntas. Sehingga investasi proyek senilai Rp 2,2 triliun tak akan merugi sedikitpun. "Area parkir juga akan kita selesaikan usai Lebaran, serta proyek culture bandara untuk keindahan," tuturnya.


Sementara itu, Direktur Operasional Angkasa Pura I, Wendo Asrul Rose menyatakan, akan menggelar simulasi operasional perdana terminal apung pada 1 dan 2 Juni. Mencakup sosialisasi kepada semua calon penumpang pesawat sampai training dengan pegawai maskapai penerbangan. "Semua alat penunjangnya sudah siap," tegasnya.


Direktur Operasi PT Waskita, Didit Oemar Prihadi selaku kontraktor proyek terminal apung menyebut, terminal apung rencananya baru dioperasikan November 2018 besok. Tetapi, atas arahan pihak-pihak terkait, Waskita bisa mempercepat pembangunannya 30 persen dari target awal.


"Bandara baru ini karya anak bangsa menjadi kebanggan kita semua untuk melayani kepentingan masyarakat Jateng," jelasnya.

Editor: Budi Warsito
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore