Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 30 Mei 2018 | 01.59 WIB

Temuan Kemendikbud, Ada Sekolah yang Ajarkan Intoleransi

Kemendikbud bakal turun tangan terkait temuan sekolah yang terbukti mengajarkan intoleransi. - Image

Kemendikbud bakal turun tangan terkait temuan sekolah yang terbukti mengajarkan intoleransi.

JawaPos.com - Pemerintah bakal melakukan pembinaan terhadap sekolah yang mengajarkan intoleransi. Itu dilakukan untuk mencegah paham-paham radikalisme di bangku pendidikan.


Direktur Jenderal Pendidikan Dasar dan Menengah (Dirjen Dikdasmen) Hamid Muhammad mengatakan, pembinaan bakal dilakukan ke semua sekolah alias tanpa pandang bulu.


"Baik sekolah negeri sampai swasta pun akan diberlakukan kebijakan ini," kata Hamid di Gedung Kemendikbud, Selasa (29/5).


Dia menambahkan, pembinaan paham radikal ini tak hanya pada salah satu agama saja.


"Bisa agama islam, kristen atau hindu, jadi tolong konotasinya bukan islam aja," lanjutnya.


Menurut Hamid, saat ini pihaknya sudah menerima beberapa laporan mengenai sekolah yang terbukti mengajarkan paham intoleransi.


Adapun laporan itu berdasarkan pengaduan dari LSM ataupun penelitian komprehensif dari lembaga terkait yakni BNPT. "Hampir semua daerah rawan," tuturnya.


Kendati demikian, Hamid mengaku tak dapat langsung memberikan sanksi. Pihaknya akan langsung berkoordinasi dengan dinas terkait menangani masalah ini


"Itu saya pasti tegur dinasnya karena sekolah itu kewenangannya dinas, karena kami enggak bisa sanksi ke sekolah," pungkasnya.

Editor: Imam Solehudin
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore