
Ilustrasi
JawaPos.com - Polres Metro Bekasi Kota masih menunggu keterangan saksi ahli tekait status korban MIB terhadap kasus pembunuhan pelaku pencurian dan kekerasan Aric Saipuloh.
Kapolres Metro Bekasi Kota Kombes Pol Indarto menerangkan, status MIB masih sebagai saksi atas penganiayaan yang menimpanya. Nantinya, pihaknya akan meminta keterangan saksi ahli pidana atas perbuatan MIB terhadap pelaku.
"Masih saksi. Menunggu ahli pidana belum dapat disimpulkan, sampai sekarang belum ada pemeriksaan ahli jadi masih saksi," kata Kombes Indarto kepada JawaPos. com, Selasa (29/5).
Nantinya, setelah mendapatkan keterangan saksi ahli status MIB dapat disimpulkan, apakah murni pembelaan diri atau terdapat unsur pidana.
"Untuk melihat sejauh mana tindakan korban masuk mana, nanti ahli yang bilang," ungkapnya.
Sementara Kasubag Humas Polres Metro Bekasi Kota, Kompol Erna Ruswing Andari mengatakan, pelaku (Indra) yang kini terbaring di RS, telah ditetapkan sebagai tersangka. "Dia jadi tersangka," ujarnya kepada Jawapos.com.
Bahkan, berdasarkan rekam jejak polisi, pelaku merupakan seorang residivis dengan tindak pidana yang sama yakni pencurian.
"Aras laporan kemarin tahun 2017, dia terbukti melakukan tindak pidana, kasusnya sama perampokan," pungkasnya.
Kejadian berawal saat korban MIB dan rekanya A sedang nongkrong di jembatan Sumarecon Bekasi. Kemudian datang dua pelaku bernama Aric dan Indra dengan menggunakan senjata tajam jenis celurit. Kedua pelaku meminta handphone milik MIB dan A.
Korban A menyerahkan handphonenya, sementara MIB enggan memberikan handphonenya, Aric yang geram langsung menyabetkan celuritnya hingga mengenai lengan kanan MIB. Meski kena sabetan celurit MIB tetap melakukan perlawanan. Sehingga terjadilah perkelahian keempatnya di jembatan sumarecon, MIB bisa menguasi senjata tajam Aric, tanpa basa basi MIB langsung memberikan sabetan kebagian leher dan dada.
Melihat rekanya terkena sabetan, Indra kemudian mengajak Aric melarikan diri. Karena handphone A masih berad ditangan Indra, MIB mengejar dan menyabetkan celuritnya ke kepala Indra.
Aric dan Indra yang sudah kalah kemudian melarikan diri dengan menggunakan sepeda motornya, keduanya pergi ke rumah sakit Anna yang berjarak 1 kilometer dari lokasi kejadian. Namun karena kehabisan darah Aric tewas. Sementara MIB dan rekanya bergegas pergi ke Mapolrestro Bekasi Kota untuk melaporkan kejadian curas tersebut.

Dana Desa Terpangkas untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Infrastruktur Sebagian Desa di Tulungagung Tak Sesuai Rencana
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
12 Spot Kuliner Bakso di Bandung yang Terkenal karena Tekstur Dagingnya yang Juara
15 Rekomendasi Restoran Terbaik Dekat Tugu Muda Semarang: Surganya Kuliner yang Wajib Dicoba Pelancong dan Wisatawan!
18 Rekomendasi Sarapan Pagi di Bandung Paling Sedap, Sederet Kuliner Mantap yang Wajid Disantap
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
10 Spot Mie Kocok di Bandung Terenak, Kuliner Khas dengan Kuah Kental dan Bumbu Tradisional
12 Restoran Seafood Terenak di Bandung, Surganya Kuliner Laut yang Tak Pernah Sepi Pengunjung
15 Kuliner Bakso di Solo yang Selalu Jadi Incaran, dari yang Paling Legend hingga yang Kekinian
Jadwal Thomas Cup 2026 Indonesia vs Aljazair, Siaran Langsung, dan Live Streaming: Laga Perdana Wajib Menang!
