
Petugas BKSDA dan instansi terkait menutup kanal dan jalan di dalam kawasan Suaka Margasatwa (SM) Rawa Singkil, Kecamatan Trumon, Kabupaten Aceh Selatan.
JawaPos.com - Kanal dan akses jalan di dalam kawasan Suaka Margasatwa (SM) Rawa Singkil, Kecamatan Trumon, Kabupaten Aceh Selatan, dihancurkan. Penghancuran dilakukan petugas Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Aceh bersama Satuan Reserse dan Kriminal (Sat Reskrim) Polres Aceh Selatan dan Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM).
Kepala BKSDA Aceh Sapto Aji Prabowo mengatakan, proses itu dilakukan bersama tim gabungan pada Rabu (23/5) lalu. Penghancuran dan penutapan melibatkan satu unit alat berat.
"Bertujuan untuk memulihkan ekosistem kawasan SM Rawa Singkil yang terus rusak akibat perambahan dan pembalakan liar," kata Sapto dalam keterangannya di Banda Aceh, Selasa (29/5).
Jalan yang dihancurkan itu dulunya dibuka untuk perkembunan kelapa sawit secara ilegal. Kini perusakan dan perambah hutan di SM Singkil telah divonis bersalah oleh Pengadilan Negeri Tapaktuan, Aceh Selatan.
Adapun luas tutupan hutan di kawasan SM Rawa Singkil pada 2017 sekitar 76,707 hektare dan kurang lebih 5,095 hektare ditetapkan pada SK Nomor: 859/MenLKH/Sekjen PLA/11/2016, yaitu 81,802.22 hektare. "Kegiatan tim gabungan ini adalah tindak lanjut, sejak kanal dan akses jalan tersebut adalah bagian dari lahan masyarakat yang disita pada 2016 lalu," jelasnya.
Sebelumnya, kawasan konservasi tersebut dirusak warga bernama Teuku Popon Rizal. Lahan itu dikonversi menjadi perkebunan kelapa sawit. Setelah melalui proses hukum pada 20 Agustus 2017, Teuku Popon Rizal divonis bersalah PN Aceh Selatan. Dia dihukum pidana kurungan serta denda sebesar Rp 20 juta.
"SM Rawa Singkil merupakan rumah untuk satwa-satwa kunci seperti Orangutan Sumatera dan Harimau Sumatera. SM Rawa Singkil juga memberikan jasa lingkungan yang besar untuk masyarakat sekitar seperti sumber makanan, ikan, madu, air yang bersih, dan mitigasi dari bencana banjir," papar Sapto.
Kerusakan SM Rawa Singkil telah mengancam kelestarian lingkungan hidup di dalam dan sekitarnya. Sehingga harus menjadi perhatian semua pihak. Khususnya BKSDA.

Dana Desa Terpangkas untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Infrastruktur Sebagian Desa di Tulungagung Tak Sesuai Rencana
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
12 Spot Kuliner Bakso di Bandung yang Terkenal karena Tekstur Dagingnya yang Juara
15 Rekomendasi Restoran Terbaik Dekat Tugu Muda Semarang: Surganya Kuliner yang Wajib Dicoba Pelancong dan Wisatawan!
18 Rekomendasi Sarapan Pagi di Bandung Paling Sedap, Sederet Kuliner Mantap yang Wajid Disantap
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
10 Spot Mie Kocok di Bandung Terenak, Kuliner Khas dengan Kuah Kental dan Bumbu Tradisional
12 Restoran Seafood Terenak di Bandung, Surganya Kuliner Laut yang Tak Pernah Sepi Pengunjung
15 Kuliner Bakso di Solo yang Selalu Jadi Incaran, dari yang Paling Legend hingga yang Kekinian
Jadwal Thomas Cup 2026 Indonesia vs Aljazair, Siaran Langsung, dan Live Streaming: Laga Perdana Wajib Menang!
