
Ilustrasi calon jamaah haji sebelum berangkat menuju tanah suci.
JawaPos.com - Satu lagi terobosan baru yang dilakukan kementerian agama (kemenag) untuk meningkatkan pelayanan kepada jamaah haji. Mulai tahun ini, ada penambahan struktur pada komposisi Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi. Namanya adalah tim Pertolongan Pertama pada Jemaah Haji (P3JH).
Menurut Direktur Bina Haji Khoirizi H. Dasir, tim P3JH dalam PPIH Arab Saudi adalah para petugas pelayanan umum yang memiliki kemampuan medis. "Tim ini terdiri atas 20-an petugas yang berasal dari rumah sakit haji, universitas islam negeri yang memiliki prodi kedokteran, serta rumah sakit TNI/POLRI yang ditetapkan langsung oleh Kementerian Agama berdasarkan persyaratan-persyaratan yang dibutuhkan,” terangnya.
Penjelasan itu disampaikan Khoirizi saat memberikan materi pada Pelatihan PPIH Arab Saudi di Asrama Haji Pondok Gede, Jakarta, Senin (28/5).
Menurut Khoirizi, Tim P3JH disiapkan untuk mengisi kekosongan petugas di titik titik kritis. Titik kritis itu biasanya kurang terlayani secara maksimal karena keterbatasan jumlah petugas pelayanan umum dan kesehatan "Khususnya pada masa puncak haji, Arafah-Mina-Muzdalifah (Armina),'' terangnya. Dia menjelaskan, tim P3JH akan dioptimalkan pada hari pertama lontar jumrah. Saat itu, para jamaah haji Indonesia melakukan perjalanan sejauh sekitar 2 kilometer dari pemondokan di Mina ke Jamarat untuk melempar Jumrah Aqabah. Jarak yang jauh membuat sebagian jamaah merasa kelelahan. Bahkan, tidak sedikit yang harus digendong karena tak mampu melanjutkan perjalanan.
Dia menerangkan, para petugas itulah yang akan mengantarkan jamaah kelelahan. “Mereka ditugaskan mengantar jemaah dari Jamarat ke pemondokan di Mina,” tandasnya.
Tim tersebut, menurut Khoirizi,, akansinergi dengan tim lain. "Perpaduan tim gerak cepat (TGC) Kemenkes, P3JH, dan petugas perlindungan jamaah dalam satu kekuatan diharapkan dapat menjawab tantangan. Dengan begitu, kehadiran negara melalui petugas yang siap melayani jemaah akan lebih dirasakan,” terangnya.

50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Tahun Tak Terkalahkan! Bernardo Tavares Wajib Jaga Harga Diri Persebaya Surabaya di Derbi Jawa Timur Lawan Arema FC
Pesan Haru dari Ernando Ari! Dukungan Diam-Diam Bikin Milos Raickovic Bangkit di Persebaya Surabaya
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Jadwal Lengkap MotoGP Spanyol 2026! Misi Berat Veda Ega Pratama dan Mario Aji dari Barisan Belakang di Jerez
15 Rekomendasi Restoran Terbaik Dekat Tugu Muda Semarang: Surganya Kuliner yang Wajib Dicoba Pelancong dan Wisatawan!
17 kuliner Legendaris di Surabaya yang Wajib Dicicipi Sekali Seumur Hidup!
10 Kebab Paling Enak di Jakarta, Kuliner Timur Tengah yang Cita Rasanya Autentik
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
