
Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan (Kabalitbang), Kemendikbud, Totok Suprayitno, Senin (28/5).
JawaPos.com - Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) menyebut hasil ujian nasional tingkat sekolah menengah pertama atau sederajat (UN SMP/Sederajat) 2018 mengalami penurunan. Namun, lembaga yang diketuai oleh Muhadjir Effendy itu berdalih nilai yang dihasilkan justru lebih murni dan terpercaya lantaran peralihan dari UNKP menjadi UNBK.
Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan (Kabalitbang) Totok Suprayitno mengatakan, selain alasan itu, pihaknya pun menganalisis faktor lain. Salah satunya tingkat kesulitan soal.
Dia mengaku, pada UNBK tahun ini, pihaknya memang telah menaikkan tingkat kesulitan pada bobot soal. Namun sebenarnya, tingkat kesulitan soal yang dinaikkan paling tinggi adalah pada jenjang SMA, bukanlah SMP.
"Kalau SMA kemarin kami naikkan soal yang sulit, kami naikkan lagi tingkatnya. Kalau SMP ini yang cuma terlalu mudah kami pindahkan jadi sedang ke atas," kata Totok dalam paparannya di Gedung Kemendikbud, Jakarta, Senin (28/5).
Lebih lanjut Totok mengatakan, mayoritas siswa SMP saat ini baru terbiasa mengejarkan soal dengan level menengah ke bawah atau sangat mudah. Akibatnya, ketika diuji dengan soal yang memang sesuai standarnya, mereka merasa kesulitan.
Menurut Totok, siswa SMP terbiasa hanya mengerjakan soal-soal mudah disebabkan kurikulum diberikan secara tidak lengkap. Sehingga, manakala diberikan soal yang relatif sulit, para siswa merasa tidak pernah diajarkan oleh guru mereka.
"Ini profilnya seperti ini. Jangan-jangan banyak anak-anak yang tidak diajarkan secara komplit. Tapi, kan UN menguji apa yang seharusnya (sesuai kurikulum berlaku)," pungkasnya.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
17 kuliner Legendaris di Surabaya yang Wajib Dicicipi Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
