Logo JawaPos
Author avatar - Image
Senin, 28 Mei 2018 | 04.19 WIB

2019, Pembangunan Fisik Trem Surabaya Dimulai

Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini saat memberikan sambutan pada acara buka bersama anak yatim di hotel Mercure, Surabaya, Sabtu (26/5). - Image

Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini saat memberikan sambutan pada acara buka bersama anak yatim di hotel Mercure, Surabaya, Sabtu (26/5).

JawaPos.com - Pemerintah kota (pemkot) Surabaya semakin serius dalam rencana realisasi proyek pembangunan trem. Tahun ini, pemkot diketahui sedang melakukan persiapan tender proyeknya. Pembangunan fisiknya sendiri rencananya akan dimulai pada 2019 mendatang.


Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini mengatakan, pengerjaan kereta trem dan treknya akan memakan waktu hingga 2 tahun. Prediksinya, trem akan resmi diluncurkan pada 2021.


"Rutenya, mulai dari terminal Joyoboyo menuju ke wilayah tengah kota. Melewati jalan Raya Darmo," kata Risma saat ditemui wartawan di Convention Hall, Jalan Arief Rahman Hakim, Minggu (27/5).


Lebih lanjut, Risma menjelaskan pihaknya saat ini sedang menggarap proyek lain. Proyek tersebut, juga sebagai alternatif sementara. Selama menunggu proses tender, pembangunan trem hingga selesai. Yakni, pengadaan 10 unit bis Surabaya. Rutenya, akan menghubungkan wilayah Surabaya barat dan timur. Dia mencontohkan manfaat tambahan unit dan rute bis tersebut.


Warga Surabaya yang berangkat dari wilayah barat, misalnya Gunungsari, dapat menuju ke timur. "Misalnya, ingin ke Universitas Airlangga atau Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS)," kata Risma.


Sehingga, saat tremnya sudah jadi dan beroperasi, trayeknya akan berpapasan dengan bus Surabaya dengan jurusan Surabaya barat-timur. "Sehingga masyarakat (dari arah selatan) pun dapat menuju ke Surabaya timur dengan mudah hanya dengan pindah ke bus," jelas Risma.


Karenanya, Risma berharap dengan tambahan unit, moda, dan rute transportasi, semua wilayah Surabaya dapat terkoneksi dengan mudah. Alasan lain, dengan kemudahan tersebut, akan semakin banyak warga Surabaya yang memanfaatkan bus Surabaya dan trem.


"Keberhasilan transportasi ada pada koneksinya. Apalagi, banyak orang yang heran karena bayarnya (bus Surabaya) pakai sampah. Kota jadi bersih dan kami jual mahal sampahnya," pungkasnya.

Editor: Sari Hardiyanto
Tags
Artikel Terkait
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore