
Seorang kontestan bercerita seputar industri K-Pop yang mampu menyaingi industri musik dunia.
JawaPos.com - King Se Jong Institute (KSI) Surabaya menggelar kompetisi pidato bahasa Korea. Acara berlangsung di Kampus UK Petra, Surabaya. Kompetisi tersebut bertujuan mengasah kemampuan dan kelancaran peserta dalam berbahasa Korea.
Sebanyak 17 peserta mengikuti kompetisi. Mereka adalah mahasiswa dari berbagai kampus. Di antaranya Universitas Airlangga dan Universitas Kristen Petra. Temanya seputar budaya Korea Selatan yang membuat hati bergetar.
Direktur King Se Jong Institute Surabaya Liliek Soelistyo mengatakan, ada sejumlah kategori yang menjadi penilaian. Yakni, pelafalan, gestur tubuh, dan alur cerita atau pidato yang mudah dimengerti.
"Berbagai macam obyek yang jadi bahan pidato. Ada peserta yang berpidato tentang Kimchi (makanan khas Korea) atau lagi K-Pop," kata Liliek ditemui wartawan di kampus UK Petra Surabaya, Sabtu (26/5).
Karenanya, pesertanya tidak hanya sekadar mampu berbahasa Korea. Mayoritas sudah melalui proses atau kegiatan belajar bahasa Korea selama beberapa tahun di King Se Jong Institute.
Hadiah bagi pemenang pertama berupa kesempatan mengunjungi Negeri ginseng. Pemenang juga akan diikutkan dalam kompetisi serupa. Namun kontestan dari negara lain.
Sedangkan juaradua akan berkesempatan belajar bahasa Korea lanjutan selama 10 minggu. "Juara pertama akan kami kirim ke Korea Selatan. Mereka akan kembali berkompetisi dalam bahasa dan budaya Korea dengan pemenang dari negara lain," terang Liliek.
Melisa Dewi, salah seorang juara harapan 1 mengaku tidak secara spontan berpidato di depan penonton dan juri. Dia sudah mempersiapkan script yang ditulis dengan bimbingan gurunya.
Gadis penggemar K-Pop itu berpidato tentang nikmatnya makanan Korea Selatan. Namun Melisa tidak secara spesifik membicarakan satu jenis masakan tertentu. "Saya latih sampai hafal dan lancar. Intonasi dan pelafalan juga saya perhatikan," ucap Melisa.

Dana Desa Terpangkas untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Infrastruktur Sebagian Desa di Tulungagung Tak Sesuai Rencana
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
12 Spot Kuliner Bakso di Bandung yang Terkenal karena Tekstur Dagingnya yang Juara
15 Rekomendasi Restoran Terbaik Dekat Tugu Muda Semarang: Surganya Kuliner yang Wajib Dicoba Pelancong dan Wisatawan!
18 Rekomendasi Sarapan Pagi di Bandung Paling Sedap, Sederet Kuliner Mantap yang Wajid Disantap
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
10 Spot Mie Kocok di Bandung Terenak, Kuliner Khas dengan Kuah Kental dan Bumbu Tradisional
12 Restoran Seafood Terenak di Bandung, Surganya Kuliner Laut yang Tak Pernah Sepi Pengunjung
15 Kuliner Bakso di Solo yang Selalu Jadi Incaran, dari yang Paling Legend hingga yang Kekinian
Jadwal Thomas Cup 2026 Indonesia vs Aljazair, Siaran Langsung, dan Live Streaming: Laga Perdana Wajib Menang!
