Logo JawaPos
Author avatar - Image
Sabtu, 26 Mei 2018 | 02.00 WIB

Jelang Lebaran, Peredaran Uang Palsu di Jateng Cukup Tinggi

WASPADA: Kapolda Jateng minta masyarakat bersikap awas terhadap peredaran uang palsu, Jumat (25/5). - Image

WASPADA: Kapolda Jateng minta masyarakat bersikap awas terhadap peredaran uang palsu, Jumat (25/5).

JawaPos.com - Jelang lebaran, peredaran uang palsu di Jawa Tengah cukup tinggi. Data yang didapatkan dari Kantor Perwakilan Bank Indonesia Jawa Tengah, hingga April 2018 ditemukan sebanyak 10.086 lembar uang palsu.


Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Jawa Tengah, Hamid Ponco Wibowo, mengatakan tingkat kemunculan uang palsu di Jawa Tengah cukup tinggi yakni 37 persen, mengingat kota Semarang sendiri sebagai pusat perekonomian provinsi. "Mayoritas uang palsu ditemukan di Kantor Perwakilan Provinsi Jateng," katanya, Jumat (25/5).


Sedangkan, pangsa uang palsu di kota lainnya, lanjut Hamid, diikuti Tegal 22 persen, Kota Solo 21 persen, dan Purwokerto 19 persen. Secara nominal uang palsu yang banyak ditemukan dalam pecahan Rp 100 ribu, yaitu sebanyak 66,08 persen dilanjut pecahan Rp 50 ribu, dengan prosentase 31,01 persen. "Sisanya memiliki pangsa masing-masing kurang dari 2 persen," bebernya.


Sebagian besar uang palsu yang ditemukan berasal dari permintaan klarifikasi perbankan sebesar 92,4 persen. Menyusul permintaan dari pihak kepolisian sebesar 2,8 persen dan permintaan masyarakat serta temuan dari setoran bank masing-masing sebesar 2,5 persen.


Sementara itu, Kapolda Jawa Tengah Irjen Pol Condro Kirono mengimbau kepada masyarakat agar senantiasa waspada terkait peredaran uang palsu jelang hari raya Lebaran. "Ini harus diantisipasi dengan dilihat, diraba, diterawang," jelasnya di Gedung Gradhika, Semarang, Jumat (25/5).


Menurut Kapolda, masyarakat atau pihak lain yang mendapati beredarnya uang palsu, dianjurkan langsung melapor ke jajaran kepolisian untuk segera ditindaklanjuti. Meski begitu, ia mengatakan selama ini belum ada laporan terkait hal ini.


"Belum ada (uang palsu ditemukan). Karena itu harus waspada dan kami juga sudah menyebar anggota di keramaian, seperti pasar atau terminal untuk memantau," tegasnya.

Editor: Sari Hardiyanto
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore