Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 25 Mei 2018 | 02.25 WIB

Kabinet Mahathir Potong Gaji Menteri dan PNS Malaysia

Malaysia akan memotong gaji para menteri kabinetnya sebanyak 10 persen. Perdana Menteri Mahathir Mohamad mengumumkan hal itu - Image

Malaysia akan memotong gaji para menteri kabinetnya sebanyak 10 persen. Perdana Menteri Mahathir Mohamad mengumumkan hal itu

JawaPos.com - Malaysia akan memotong gaji para menteri kabinetnya sebanyak 10 persen. Perdana Menteri Mahathir Mohamad mengumumkan hal itu pada Rabu, (23/5). Dilansir Channel News Asia pada Rabu, (23/5), Mahathir berbicara pada konferensi pers setelah memimpin rapat kabinet pertamanya di Putrajaya.


"Ini menunjukkan bahwa kami memperhatikan masalah keuangan negara," katan Mahathir. Ia mengatakan langkah diambil karena pemerintah baru ingin mengurangi utang Pemerintah Malaysia yang telah melebihi USD 250 miliar atau sekitar 65 persen Produk Domestik Bruto (PDB) nasional.


Ketika ditanya apakah pegawai negeri peringkat lebih tinggi juga akan menerima pemotongan gaji, Mahathir mengatakan, ketika ia pertama kali diangkat kembali menjadi perdana menteri pada tahun 1981, hal pertama yang ia lakukan adalah memotong gaji menteri dan pegawai sipil senior.


Namun berita ini menjadi kabar buruk bagi pegawai negeri sebab di bawah pemerintahan sebelumnya yang dipimpin oleh koalisi Barisan Nasional, mantan Perdana Menteri Najib Razak telah menjanjikan kenaikan gaji pegawai negeri sipil mulai 1 Juli.


"Itu adalah janji yang dibuat oleh oposisi sekarang. Ketika itu mereka belum memenangkan pemilu, kami tidak terikat pada janji-janji mereka, " ujar Mahathir.


Jumlah pegawai negeri juga akan berkurang sehingga dapat memotong belanja pemerintah. Mahathir mengatakan, pemerintah akan menghentikan perekrutan para pejabat politik namun akan melibatkan kembali mereka di pos-pos kritis dan dengan gaji rendah.


"Mereka yang berpenghasilan rendah, kami akan melibatkan mereka tetapi pertama kami akan mengakhiri (layanan mereka)," ujar Mahathir memberikan jaminan bahwa karyawan berpenghasilan rendah tidak akan menjadi korban.


Menurut Mahathir, beberapa proyek yang dilakukan oleh pemerintah lama mungkin akan dibatalkan. Terkait pembangunan kereta api berkecepatan tinggi Singapura-Kuala Lumpur, dia mengatakan, pemerintah akan memutuskan segera tentang apakah akan melanjutkan proyek tersebut atau tidak.


Editor: Dyah Ratna Meta Novia
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore