Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 24 Mei 2018 | 22.10 WIB

Daging Beku Disebut Lebih Sehat Daripada Daging Segar, Kok Bisa?

Kepala Satuan Tugas (Satgas) Pangan Irjen Pol Setyo Wasisto menyatakan, daging beku lebih sehat dibandingkan daging segar. Proses pembekuan menyebabkan bakteri yang ada pada daging akibat proses pemotongaan, mati. - Image

Kepala Satuan Tugas (Satgas) Pangan Irjen Pol Setyo Wasisto menyatakan, daging beku lebih sehat dibandingkan daging segar. Proses pembekuan menyebabkan bakteri yang ada pada daging akibat proses pemotongaan, mati.

JawaPos.com - Perdebatan terkait daging beku dan daging segar banyak terjadi di masyarakat. Tak sedikit kalangan yang lebih percaya daging segar lebih baik dikonsumsi dibandingkan daging beku. Pendapat berbeda justru dilontarkan oleh Kepala Satuan Tugas (Satgas) Pangan Irjen Pol Setyo Wasisto.


Menurutnya daging beku dianggap lebih sehat dari daging segar. Sebab dengan proses pembekuan itu bakteri-bakteri yang terkandung dalam daging akibat proses pemotongan dapat musnah.


"Daging yang sehat itu sebenarnya daging yang sudah dibekukan. Jadi, seperti bakterinya itu udah mati semua," ujar Setyo di Hotel 88 Tendean, Jakarta Selatan, Rabu (23/5).


Lebih lanjut Setyo menerangkan, daging yang telah dibekukan juga bisa bertahan lebih lama dibanding daging biasa. Bahkan masa ketahanannya hingga 2 tahun.


Atas dasar itu pula mantan Wakil Kepala Badan Intelijen dan Keamanan Polri (Wabintelkam) mengimbau agar masyarakat tidak risau untuk mengonsumsi daging beku. Sebab pemerintah tidak mungkin menyediakan daging yang membahayakan bagi rakyat.


"Daging yang telah dibekukan dengan suhu sekitar -20 derajat itu 2 tahun bisa tahan. Pemerintah nggak akan memberikan daging yang tidak sehat," tegas Setyo.


Di sisi lain harga daging beku relatif lebih murah dibanding daging segar. Selisih harga antara keduanya juga terbilang cukup besar. Dengan perbedaan harga yang cukup mencolok ini tentu akan membuat pengeluaran masyarakat menjadi lebih hemat.


"Kalau harga daging sapi segar Rp 110-115 ribu, pemerintah memberikan alternatif daging murah sehat. Maksimal harga Rp 80 ribu, dengan catatan itu daging kerbau yah. Tapi yang terbaru saya dengar ada daging sapi juga," pungkas Setyo.

Editor: Estu Suryowati
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore