Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 24 Mei 2018 | 20.37 WIB

ICMI Minta Pemerintah Rilis Database Dakwah, Bukan Hanya 200 Mubalig

Ketua ICMI, Jimly Asshidiqqie - Image

Ketua ICMI, Jimly Asshidiqqie

JawaPos.com - Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia (ICMI) meminta Kementerian Agama (Kemenag) membuat database dakwah. Hal tersebut menjadi harapan Ketua ICMI, Jimly Asshidiqqie dalam menanggapi polemik daftar 200 mubalig.


"Kemenag saya anjurkan membuat database keagamaan yang lengkap. Termasuk membimbing semua rumah ibadah punya database,” kata Jimly di di kediaman BJ Habibie, Jakarta, Rabu malam (23/5).


Menurut Jimly, database dakwah, data dasar untuk dakwah, data jemaah, data mubalig, dan data ulama sifatnya sangat diperlukan. Sebab, dapat dijadikan referensi dalam menyusun ceramah.


Karena penting, maka dirinya menyarankan Kemenag membuat database dakwah, bukan hanya database mubalig. Sehingga, jelas dirinya tidak sepakat apabila Kemenag membuat daftar rekomendasi mubalig. Sebab menurutnya, tiap hari jumlah mubalig terus bertambah.


"Jadi nggak ada gunanya kalau 200 ditambahin 400, ini konsepnya sudah dimarahin banyak orang, sudah disalahpahami. Mubalig di Indonesia tiap hari ada seribu muncul, bertambah mubalig baru," tegasnya.


Selain itu, Jimly juga menegaskan agar Kemenag melakukan pendataan, bukan hanya sekedar pencatatan dalam menyusun database dakwah. Ini dilakukan guna membuat semuanya selaras dan terorganisir.

Editor: Kuswandi
Tags
Artikel Terkait
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore