
Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Muhaimin Iskandar (Cak Imin) dinilai masih main dua kaki dengan menawarkan diri sebagai cawapres kubu penantang Jokowi.
JawaPos.com - Bursa calon wakil presiden (cawapres) tampaknya terlihat lebih ketat dibanding calon presiden (capres). Jika bursa capres mengerucut pada dua nama yakni Joko Widodo (Jokowi) dan Prabowo Subianto, namun tidak demikian dengan cawapres. Sejumlah nama untuk masing-masing kubu capres kini mencuat ke permukaan publik.
Pengamat Politik dari Universitas Islam Negeri (UIN) Jakarta Saifuddin Asrori mengatakan, ada beberapa kelompok yang saat ini berusaha untuk menjadi cawapres Jokowi. Mereka antara lain kelompok TNI-Polri, birokrat, milenial, dan kalangan santri. Menurutnya, dari beberapa kelompok ini hanya kalangan santri yang cenderung lebih solid dan tidak menunjukkan segmentasi yang besar.
"Kelompok militer dan Polri terpecah pada banyak kubu. Begitu juga dengan kalangan pegawai negeri dan birokrat. Sementara kalangan santri cenderung masih solid, walaupun ada beberapa kelompok di kalangan santri," ujar Saifuddin dalam keterangan tertulis yang diterima JawaPos.com, Kamis (24/5).
Dari sejumlah kelompok yang ada, Saifuddin mengusulkan agar Jokowi lebih memilih cawapres dari kalangan santri. Pasalnya, santri memiliki potensi untuk bisa mengikuti semua perkembangan dan kebutuhan yang ada.
"Tentunya sosok yang perlu dipilih Jokowi bukan sekadar santri. Namun santri yang memiliki kapasitas intelektual yang sangat bagus. Ia memiliki kemampuan manajemen yang baik, serta menguasai isu teknologi dan ekonomi," katanya.
Saat ini di kalangan politik santri memang ada dua nama yang mencuat, yaitu Ketua Umum PPP Romahurmuziy (Rommy) dan Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar (Cak Imin). Di antara nama itu, Saifuddin menyebut Romahurmuziy lebih unggul.
Sementara Cak Imin, menurut Saifuddin, terlalu kental warna politik. Cak Imin juga dinilai belum memperlihatkan kapasitas intelektual dan penguasaan bidang ekonomi dan teknokrasi.
Cak Imin terkesan menyandera Jokowi dengan syarat harus diambil sebagai cawapres. "Selain itu, Cak Imin masih main dua kaki dengan membuka opsi bisa berkoalisi dengan Prabowo," ungkapnya.
Menurutnya, Romahurmuziy memiliki sejumlah hal yang belum dipenuhi oleh Cak Imin. Misalnya, Romahurmuziy lebih mudah diterima semua kalangan santri.
Tidak hanya NU, namun juga Muhammadiyah dan berbagai organisasi Islam lainnya di Nusantara. Dalam sisa waktu ini, Romahurmuziy menurutnya bisa semakin mengentalkan dirinya sebagai seorang santri berintelektual.
Untuk itu, anggota Komisi XI DPR itu dinilainya perlu melakukan sejumlah hal. Misalnya, memunculkan sejumlah solusi yang dihadapi oleh bangsa ini, di antaranya menyampaikan cetak biru (blueprint) tentang deradikalisasi yang sesuai bagi bangsa ini.
"Untuk menggalang suara santri, Romahurmuziy bersama PPP menggagas gerakan santri berskala nasional yang dikampanyekan di lapangan atau ruang publik yang luas. Sehingga bisa memengaruhi opini masyakarat," tambah Saifuddin.
Ada sejumlah hal lain yang sebenarnya bisa dilakukan Romahurmuziy dalam waktu dekat ini. Apalagi didukung oleh infrastruktur partai yang kini bergerak hingga tingkat bawah.
Adapun di luar dua nama tersebut yang juga tokoh santri, seperti Mahfud MD dan Zainul Majdi atau Tuan Guru Bajang (TGB) Zainul. Hanya saja keduanya terbentur kendaraan politik. Mahfud tak memiliki partai, sementara TGB masih di bawah bayang-bayang Agus Harimurti Yudhoyono (AHY).

50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Tahun Tak Terkalahkan! Bernardo Tavares Wajib Jaga Harga Diri Persebaya Surabaya di Derbi Jawa Timur Lawan Arema FC
Pesan Haru dari Ernando Ari! Dukungan Diam-Diam Bikin Milos Raickovic Bangkit di Persebaya Surabaya
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Jadwal Lengkap MotoGP Spanyol 2026! Misi Berat Veda Ega Pratama dan Mario Aji dari Barisan Belakang di Jerez
15 Rekomendasi Restoran Terbaik Dekat Tugu Muda Semarang: Surganya Kuliner yang Wajib Dicoba Pelancong dan Wisatawan!
17 kuliner Legendaris di Surabaya yang Wajib Dicicipi Sekali Seumur Hidup!
10 Kebab Paling Enak di Jakarta, Kuliner Timur Tengah yang Cita Rasanya Autentik
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
