
Ilustrasi Gedung Bursa Efek Indonesia
JawaPos.com - Pasar saham Indonesia, pada pembukaan perdagangan pagi ini memulai harinya di zona positif. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) melanjutkan penguatan dengan dibuka menguat 41,61 poin atau 0,71 persen di level 5.833.
Sementara Indeks LQ45 naik 10,49 poin atau 1,1 persen menjadi 933,17, Jakarta Islamic Index (JII) naik 5,42 poin atau 0,8 persen ke 672,21, dan indeks IDX30 naik 6,33 poin atau 1,3 persen ke 506,23.
Membuka perdagangan, ada 26 saham menguat, 8 saham melemah, dan 10 saham stagnan. Transaksi perdagangan mencapai Rp33,55 miliar dari 16,42 juta lembar saham diperdagangkan.
Seluruh sektor penggerak IHSG bergerak menguat dengan sektor konsumer naik 1,8 persen disusul sektor manufaktur naik 1,7 persen.
Namun, analis PT KGI Sekuritas Indonesia, Yuganur Wijanarko mengatakan, dalam tren sideways sudah berlangsung monoton, sehingga para pelaku pasar disarankan untuk mewaspadai potensi pergerakan fluktuatif pada laju indeks di perdagangan hari ini.
"Kami melihat sideways trend di IHSG sedikit monoton, namun pelakur pasar seharusnya mewaspadai peningkatan volatilitas di pasar, terutama bila terjadi koreksi mendadak," ujarnya di Jakarta, Kamis (24/5).
Dia menyarankan, jika terjadi pembalikan arah melemah pada laju IHSG, maka para pelaku pasar disarankan untuk memanfaatkan kondisi tersebut sebagai peluang untuk mengakumulasi pembelian saham berkapitalisasi besar dan lapis kedua pilihan.
Dengan demikian, jelas dia, adanya potensi pembalikan arah melemah pada laju IHSG di perdagangan hari ini patut direspons para investor dengan mengakumulasi empat saham berikut ini:
1. BBRI dengan target profit taking di kisaran Rp3.020-3.120 yang memiliki dua arah masuk pembelian di level Rp2.820 dan Rp2.720, disarankan cut-loss pada posisi Rp2.680.
2. BBNI dengan target profit taking di kisaran Rp7.700-Rp.8.000 yang memiliki dua arah masuk pembelian di level Rp7.125 dan Rp7.025, disarankan cut-loss pada posisi Rp6.925.
3. TINS dengan target profit taking di kisaran Rp980-1.000 yang memiliki dua arah masuk pembelian di level Rp925 dan Rp.915, disarankan cut-loss pada posisi Rp905.
4. HRUM dengan target profit taking di kisaran Rp2.920-3.050 yang memiliki dua arah masuk pembelian di level Rp2.620 dan Rp2.550, disarankan cut-loss pada posisi Rp2.490

50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Tahun Tak Terkalahkan! Bernardo Tavares Wajib Jaga Harga Diri Persebaya Surabaya di Derbi Jawa Timur Lawan Arema FC
15 Rekomendasi Restoran Terbaik Dekat Tugu Muda Semarang: Surganya Kuliner yang Wajib Dicoba Pelancong dan Wisatawan!
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Jadwal Lengkap MotoGP Spanyol 2026! Misi Berat Veda Ega Pratama dan Mario Aji dari Barisan Belakang di Jerez
Pesan Haru dari Ernando Ari! Dukungan Diam-Diam Bikin Milos Raickovic Bangkit di Persebaya Surabaya
Terdepak dari Puncak Klasemen Liga Inggris, Bayang-bayang Kegagalan Juara di Akhir Musim kembali Menghantui Arsenal
18 Rekomendasi Sarapan Pagi di Bandung Paling Sedap, Sederet Kuliner Mantap yang Wajid Disantap
Profil Agnes Aditya Rahajeng, Pemenang Puteri Indonesia 2026
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
