
seseorang yang derajatnya merangkak naik./Freepik/SkelDry
JawaPos.com - Dalam ajaran primbon Jawa, setiap individu masuk ke dunia ini dengan weton yang menentukan jalan hidup, rezeki, serta sifat khas masing-masing.
Ada yang dilahirkan dengan berkah yang melimpah sejak awal, sementara yang lain harus menghadapi berbagai tantangan dalam hidup sebelum meraih kesuksesan.
Ungkapan “derajat merangkak naik” sering dipakai untuk mendeskripsikan orang-orang yang menjalani kehidupan awal yang penuh rintangan, sering kali diremehkan dan dicemooh oleh orang di sekitarnya.
Namun, melalui kerja keras, doa, dan dukungan dari yang lebih tinggi, mereka lambat laun bisa muncul sebagai individu yang sukses, dihormati, bahkan menjadi orang kaya baru.
Dilansir dari Youtube Ngaos Jawa pada Jumat (5/9), menurut primbon Jawa, terdapat tujuh weton unggulan yang diyakini memiliki perjalanan hidup seperti ini.
Mari kita telaah lebih lanjut siapa saja mereka dan bagaimana perjalanan mereka dari ketidakberdayaan menuju kejayaan.
1. Weton Minggu Pahing – Dihina di Awal, Ditakuti di Akhir
Individu yang lahir pada Minggu Pahing sering mengalami masa kecil yang tidak mudah.
Banyak di antara mereka yang terpaksa bekerja keras sejak usia muda.
Namun, keteguhan hati dan semangat juang mereka membuat mereka tidak gampang menyerah.
Primbon menyatakan bahwa Minggu Pahing memiliki “aura pangaribawa”, yang pada akhirnya menjadikan mereka dihormati.
Semakin banyak mereka dihina, semakin kuat tekad mereka untuk membuktikan diri.
Tidak mengherankan jika banyak yang akhirnya berhasil menjadi pengusaha besar atau tokoh berpengaruh.
2. Weton Selasa Wage – Rezeki Datang Perlahan tapi Pasti

15 Kuliner Soto Ayam Paling Lezat di Surabaya dengan Kuah Kuning Pekat, Koya Memikat dan Topping Nikmat
10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
10 Rekomendasi Mall Terlengkap di Surabaya, Surganya Liburan Anak Muda Buat Shopping
Diperiksa 2 Jam soal Penyalahgunaan AI, Freya JKT48 Serahkan Bukti Akun Baru ke Polisi
Santriwati di Pekalongan Diklaim Keluarga Hamil Tanpa Berhubungan, Masa Iya?
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
10 Tempat Makan Pempek Favorit di Bandung, Pilihan Menu Lengkap, Rasa Autentik, dan Perpaduan Cuko yang Kaya Rempah
Gelombang Dukungan untuk Nicko Widjaja Menguat Usai Tuntutan 11 Tahun
17 Kuliner Gado-Gado Paling Laris di Jakarta, Cocok untuk Makan Siang Bersama Teman dan Keluarga
20 Cafe Paling Instagramable di Surabaya, Tempat Ngopi yang Bukan Hanya Kuliner Enak tapi Juga Estetik
