Logo JawaPos
Author avatar - Image
Minggu, 14 April 2024 | 14.30 WIB

Geliat Destinasi Wisata di Jatim saat Lebaran, Tawarkan Tradisi Ratusan Tahun hingga Keindahan Alam

ILUSTRASI Pemandangan memukau Gunung Bromo. - Image

ILUSTRASI Pemandangan memukau Gunung Bromo.

Pada musim libur Idul Fitri tahun ini, diperkirakan 9 juta orang datang ke Jatim. Selain berlebaran, mereka ingin mengisi liburan. Menjelajahi berbagai destinasi yang berlomba menawarkan keunggulannya.

SEJAK lama, Mojokerto (baik kabupaten maupun kota) merupakan salah satu daerah andalan pariwisata di Jatim. Ada begitu banyak destinasi yang menjadi jujukan pariwisata. Menawarkan ragam wahana. Baik alam maupun buatan.

Karena itu, tak heran jika pada Lebaran kali ini, pelaku industri wisata di Mojokerto tersebut berbenah. Berusaha menarik minat wisatawan untuk datang ke tempatnya. Tak terkecuali pemerintah daerah setempat.

Ya, Pemkab maupun Pemkot Mojokerto juga terlibat dalam pengelolaan sejumlah objek wisata.

Contohnya, pemkot memiliki sederet destinasi wisata. Salah satunya, Pemandian Sekarsari. Demi menarik minat warga untuk liburan Lebaran ke sana, institusi pimpinan Pj Wali Kota M. Ali Kuncoro itu memberikan diskon tiket masuk. ”Kebijakan ini diberlakukan pada akhir pekan,’’ kata Kepala Dinas Kepemudaan, Olahraga, dan Pariwisata (Disporapar) Kota Mojokerto Rachmi Widjajati.

Ikon wisata Jatim yang juga diprediksi menjadi jujukan wisatawan selama libur Lebaran adalah kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS) yang masuk di empat wilayah. Yakni, Probolinggo, Lumajang, Malang, dan Pasuruan.

Destinasi itu diperkirakan masih akan jadi salah satu tujuan utama. Wajar, ada begitu banyak wahana yang sayang untuk dilewatkan. Salah satunya adalah Seruni Point, puncak tertinggi kedua Bromo setinggi 2.400 mdpl yang menjadi spot alternatif untuk melihat pemandangan matahari terbit. Di sana, kini terdapat wahana baru, jembatan kaca.

Spot lain yang masih menjadi daftar wajib dikunjungi adalah jalur penanjakan puncak, bukit cinta, hingga Bukit Teletubbies yang menawan itu.

Geliat wisata juga begitu terasa di Malang Raya. Setidaknya ada 105 destinasi wisata yang berpotensi jadi jujukan. Mayoritas berada di wilayah Kota Batu. Bahkan, diperkirakan tingkat kunjungannya mencapai 1 juta orang. ”Karena itu, persiapan sudah jauh-jauh hari dilakukan, terutama penataan arus lalu lintas,” kata Pj Wali Kota Batu Aries Agung Paewai.

UNGGULAN: Kawasan Gunung Ijen diprediksi masih menjadi salah satu jujukan wisatawan selama masa Lebaran.

Kawasan mataraman Jatim juga sarat akan destinasi menarik. Sebagian besar menawarkan keindahan dan kekayaan alam. Contohnya, Watu Rumpuk di Morosowo, Desa Mendak, Dagangan, Madiun. Sajiannya berupa hijaunya pepohonan yang menyatu dengan birunya langit ditambah dengan taman bunga yang terawat.

Daerah lain yang juga layak menjadi ikon wisata adalah Banyuwangi. Tak hanya sarat destinasi unggulan, pada Lebaran kali ini ada sejumlah tradisi ratusan tahun yang bisa disaksikan wisatawan. Yang baru saja berlangsung adalah Barong Ider Bumi di Kecamatan Glagah pada Kamis (11/4) lalu.

Wisatawan juga bisa menyaksikan Meras Gandrung pada akhir pekan ini di Desa Tamansari, Kecamatan Licin. Ritual itu dilakukan sebagai penanda seorang penari gandrung sudah siap menjadi penari profesional. Ada pula Festival Kembang Bakung di Kota Banyuwangi, Seblang Olehsari, dan masih banyak lagi. (kkn/hen/jpr/fre/aif/c7/ris)

Editor: Ilham Safutra
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore