
Seorang anak perempuan asal Inggris yang sedang berlibur bersama keluarganya di Spanyol, Costa Del Sol, meninggal setelah menikmati kelezatan es krim
JawaPos.com - Liburan membuat kita bersenang-senang bersama keluarga. Otomatis, berburu kuliner lezat tinggi garam, gula, dan lemak mewarnai musim liburan. Eits, kalau tidak dikendalikan, penyakit bisa mengancam lho.
Apalagi bagi mereka yang sudah punya riwayat penyakit kronik. Berbagai penyakit kronik umumnya cenderung akan mengalami kekambuhan setelah liburan usai.
Apalagi banyak resto atau hotel yang menyediakam menu 'All you can eat' dengan harga relatif murah. Hidangan makanan juga banyak yang mengandung santan dan mengandung lemak. Berbagai minuman kaleng yang bersoda atau minuman kemasan menjadi minuman favorit selama liburan.
Menu ini bisa menyebabkan penyakit mengalami kekambuhan. Pasien dengan penyakit kencing manis akan cenderung gula darahnya menjadi tidak terkontrol. Pasien dengan penyakit darah tinggi tekanan darahnya menjadi tidak terkontrol. Pasien dengan hiperkolesterol atau asam urat tinggi maka keadaan kolesterol dan asam urat tingginya menjadi bertambah parah.
"Kalau pasien yang sudah obesitas, makan enak selama liburan dan kurang gerak akhirnya berat badannya bertambah pasca liburan. Usahakan tetap cek berat badan saat liburan jika memungkinkan," kata Dekan Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia (FKUI) Prof. Dr. dr. Ari Fahrial Syam, SpPD-KGEH, MMB kepada JawaPos.com, Minggu (29/12).
Antisipasi kekambuhan dan munculnya berbagai penyakit selama dan pasca liburan merupakan hal yang penting. Maka dr. Ari memberikan tipsnya.
1. Kualitas Makanan dan Minuman
Perhatikan makan dan minum terutama kualitas makanan dan minuman tersebut. Food safety masih masalah karena pengawasan yang rendah dari pemerintah.
2. Jumlah Kalori
Perhatikan jumlah kalori dari makanan atau minum tersebut, camilan sekecil apapun kalau manis pasti mengandung kalori.
3. Batasi Lauk
Usahakan hanya mengonsumsi 1 macam lauk saja, jika merasa camilan dikonsumsi lebih banyak kurangi nasi saat makan besar.
4. Hindari Camilan Berlemak
Hindari camilan yang mengandung coklat, keju dan berlemak. Lemak mempunyai kalori yang lebih besar 2 kali lebih dari karbohidrat.
5. Jangan Sampai Dehidrasi
Cukup minum penting selama liburan apalagi jika melakukan perjalanan jauh. Minum lebih dari 2 liter per hari baik untuk tubuh terhidrasi.
6. Jangan Lupa Serat
Banyak mengonsumsi buah dan sayur-sayuran diusahakan 5 kali saat makan pagi, siang dan malam dan di sela-sela makan tersebut.
7. Jangan Lupa Olahraga
Tetap melakukan aktivitas olahraga atau bergerak, manfaatkan waktu-waktu lengang saat liburan dengan bergerak dan melakukan aktifitas olahraga.
8. Istirahat Cukup
Usahakan tidur minimal 6 jam agar tubuh tetap bugar.

50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Tahun Tak Terkalahkan! Bernardo Tavares Wajib Jaga Harga Diri Persebaya Surabaya di Derbi Jawa Timur Lawan Arema FC
15 Rekomendasi Restoran Terbaik Dekat Tugu Muda Semarang: Surganya Kuliner yang Wajib Dicoba Pelancong dan Wisatawan!
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Jadwal Lengkap MotoGP Spanyol 2026! Misi Berat Veda Ega Pratama dan Mario Aji dari Barisan Belakang di Jerez
Pesan Haru dari Ernando Ari! Dukungan Diam-Diam Bikin Milos Raickovic Bangkit di Persebaya Surabaya
Terdepak dari Puncak Klasemen Liga Inggris, Bayang-bayang Kegagalan Juara di Akhir Musim kembali Menghantui Arsenal
18 Rekomendasi Sarapan Pagi di Bandung Paling Sedap, Sederet Kuliner Mantap yang Wajid Disantap
Profil Agnes Aditya Rahajeng, Pemenang Puteri Indonesia 2026
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
