Logo JawaPos
Author avatar - Image
Sabtu, 2 Mei 2020 | 20.31 WIB

1,7 Juta Pekerja Pariwisata Terdampak Covid-19

Wishnutama saat berjalan memasuki Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin (21/10/2019). Menurut rencana Presiden Joko Widodo akan memperkenalkan jajaran kabinet barunya kepada publik hari ini usai dilantik Minggu (20/10/2019) kemarin untuk masa jabat - Image

Wishnutama saat berjalan memasuki Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin (21/10/2019). Menurut rencana Presiden Joko Widodo akan memperkenalkan jajaran kabinet barunya kepada publik hari ini usai dilantik Minggu (20/10/2019) kemarin untuk masa jabat

JawaPos.com - Pandemi Covid-19 terus memukul sektor pariwisata. Hingga pekan ini, jumlah tenaga kerja yang dirumahkan mencapai 1,4 juta orang. Sedangkan pekerja informal yang terdampak sebanyak 314.833 orang. Dengan demikian, secara keseluruhan jumlahnya mencapai 1,7 juta orang.

Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif memastikan para pekerja di bidang pariwisata, termasuk restoran dan perhotelan, bisa mendapatkan program-program prioritas perlindungan ketenagakerjaan.

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Wishnutama Kusubandio kemarin (1/5) menyatakan akan berkoordinasi dengan Kementerian Ketenagakerjaan (Kemenaker). ”Nanti pekerja yang di-PHK dan dirumahkan dimasukkan dalam program kartu prakerja secara bertahap dalam 4–5 minggu ke depan,” katanya.

Dia menjelaskan, dampak Covid-19 pada sektor pariwisata telah dibahas dalam rapat terbatas bersama Presiden Jokowi. Saat itu, dia melaporkan bahwa pariwisata adalah sektor yang paling terpukul. Bahkan, jika diakumulasi untuk restoran dan pariwisata, dampaknya sekitar 70 persen.

Problem pariwisata juga dibahas Wakil Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Wamenparekraf) Angela Tanoesoedibjo dalam pertemuan para menteri pariwisata negara-negara ASEAN, Rabu (29/4). ”Kerja sama yang kuat dibutuhkan untuk menangani dampak Covid-19 dalam sektor pariwisata di kawasan ASEAN,” ujarnya kemarin.

Pertemuan tersebut menghasilkan joint statement yang memuat tujuh poin kesepakatan bersama seluruh menteri pariwisata negara-negara ASEAN. Salah satunya adalah sepakat mendukung pengembangan dan implementasi rencana pemulihan krisis pasca Covid-19 serta membangun kemampuan pariwisata ASEAN.

Saksikan video menarik berikut ini:

https://www.youtube.com/watch?v=MUMR7Sf2mac

 

https://www.youtube.com/watch?v=vOKBHdbG4sA

 

https://www.youtube.com/watch?v=9haQ6jkf5U0

Editor: Ilham Safutra
Tags
Artikel Terkait
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore