Ilustrasi KRL Jogja. (Radar Malioboro)
JawaPos.com - Perjalanan dari Yogyakarta ke Klaten naik KRL hanya membutuhkan waktu sekitar 30-35 menit. Dengan tarif Rp 8.000 sekali jalan, kereta relasi Yogyakarta-Solo menjadi pilihan praktis bagi masyarakat yang ingin bepergian tanpa harus menghadapi kepadatan lalu lintas di jalur darat.
Bagi kamu yang berencana bepergian pada akhir pekan, jadwal KRL Jogja-Solo perlu diperhatikan agar waktu keberangkatan bisa disesuaikan dengan agenda. Mengacu pada informasi resmi PT KAI Commuter, layanan KRL pada Sabtu (22/8) dan Minggu (23/8) tersedia dari pagi hingga malam.
Perjalanan menuju Klaten dapat dimulai dari Stasiun Yogyakarta (Tugu) maupun Lempuyangan. Setelah itu, kereta berhenti di Maguwo, Brambanan, dan Srowot sebelum tiba di Stasiun Klaten.
Jadwal KRL Yogyakarta-Klaten
Dari Stasiun Tugu Yogyakarta, KRL berangkat pada pukul 05.05, 06.00, 07.05, 07.54, 08.49, 10.56, 12.07, 13.57, 15.01, 16.10, 17.35, 18.08, 20.15, 21.20, dan 22.35 WIB.
Sementara dari Stasiun Lempuyangan, keberangkatan tersedia pada pukul 05.10, 06.06, 07.10, 07.59, 08.54, 11.01, 12.12, 14.02, 15.06, 16.15, 17.40, 18.13, 20.20, 21.25, dan 22.40 WIB.
Penumpang yang naik dari Stasiun Maguwo dapat memilih keberangkatan pukul 05.17, 06.13, 07.17, 08.06, 09.01, 11.08, 12.19, 14.10, 15.13, 16.22, 17.47, 18.20, 20.27, 21.32, dan 22.47 WIB.
Selanjutnya, dari Stasiun Brambanan kereta berangkat pada pukul 05.26, 06.21, 07.25, 08.14, 09.09, 11.16, 12.27, 14.19, 15.22, 16.30, 17.55, 18.28, 20.36, 21.40, dan 22.56 WIB.
Dari Stasiun Srowot, jadwalnya yakni 05.33, 06.28, 07.32, 08.21, 09.16, 11.23, 12.34, 14.26, 15.29, 16.37, 18.01, 18.35, 20.43, 21.47, dan 23.03 WIB.
Sementara itu, KRL dari Stasiun Klaten menuju Solo dan Palur tersedia pada pukul 05.40, 06.35, 07.39, 08.28, 09.23, 11.30, 12.41, 14.33, 15.36, 16.44, 18.08, 18.42, 20.50, 21.54, dan 23.10 WIB.
KRL Tidak Berhenti di Klaten
Perjalanan KRL Jogja-Solo tidak berakhir di Klaten. Setelah melayani penumpang di Stasiun Klaten, kereta terus bergerak menuju Ceper, Delanggu, Gawok, Purwosari, Solo Balapan, Solo Jebres, hingga Palur.
Dari Ceper, kereta tersedia pada pukul 05.49, 06.44, 07.48, 08.37, 09.32, 11.39, 12.50, 14.42, 15.45, 16.53, 18.17, 18.51, 20.59, 22.03, dan 23.19 WIB.
Dari Delanggu, keberangkatan tersedia pada 05.56, 06.51, 07.55, 08.44, 09.39, 11.46, 12.57, 14.49, 15.52, 17.12, 18.24, 18.58, 21.06, 22.10, dan 23.26 WIB.
Kemudian dari Gawok, KRL berangkat pada 06.03, 06.57, 08.01, 08.51, 09.45, 11.52, 13.03, 14.56, 15.58, 17.18, 18.30, 19.04, 21.12, 22.17, dan 23.33 WIB.
Setelah itu, perjalanan berlanjut ke kawasan Solo. Dari Purwosari, kereta berangkat pada 06.11, 07.04, 08.09, 08.59, 09.52, 12.00, 13.10, 15.03, 16.06, 17.26, 18.38, 19.11, 21.19, 22.26, dan 23.41 WIB.
Dari Solo Balapan, jadwal keberangkatan tercatat pada 06.16, 07.10, 08.16, 09.06, 10.00, 12.06, 13.17, 15.09, 16.13, 17.35, 18.45, 19.17, 21.28, 22.32, dan 23.47 WIB.
Sedangkan dari Solo Jebres, KRL tersedia pada 06.21, 07.15, 08.23, 09.12, 10.06, 12.12, 13.24, 15.15, 16.19, 17.40, 18.51, 19.23, 21.34, 22.37, dan 23.54 WIB.
Kereta kemudian tiba di Stasiun Palur pada pukul 06.26, 07.20, 08.29, 09.18, 10.12, 12.18, 13.30, 15.21, 16.25, 17.45, 18.57, 19.28, 21.40, 22.43, dan 00.00 WIB.
Tarif KRL Yogyakarta-Klaten Rp 8.000
Selain waktu tempuh yang relatif singkat, salah satu alasan KRL banyak dipilih untuk perjalanan Jogja-Klaten adalah tarifnya. Penumpang cukup membayar Rp 8.000 sekali jalan untuk rute tersebut.
Pembayaran dapat dilakukan menggunakan Kartu Multi Trip (KMT) atau kartu uang elektronik seperti e-money yang dapat digunakan untuk perjalanan KRL.
Dengan tarif yang terjangkau dan waktu tempuh hanya sekitar setengah jam, KRL bisa menjadi pilihan bagi masyarakat yang hendak melakukan perjalanan singkat dari Yogyakarta ke Klaten.
Layanan ini juga memudahkan wisatawan yang ingin melanjutkan perjalanan menuju Solo tanpa perlu berganti moda transportasi.
Meski demikian, jadwal kereta sebaiknya tetap dicek kembali melalui kanal resmi KAI Commuter sebelum berangkat. Informasi perjalanan dapat berubah menyesuaikan kondisi operasional di lapangan.