
Tsunami di Selat Sunda terjang Banten dan Lampung Selatan.
JawaPos.com - Musibah tsunami di Selat Sunda berdampak terhadap dunia pariwisata. Terutama para pebisnis perhotelan. Mereka mengalami kerugian karena tingkat okupansinya menurun. Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) pun menyesalkan sikap Badan Metereologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG).
Ketua Harian PHRI Propinsi Banten GS Ashok Kumar menuturkan, para pengusaha hotel di Anyer tak terima dengan isu tsunami yang seolah-olah melanda Anyer. Padahal tsunami di Selat Sunda menerjang wilayah Carita dan Pandegelang, bukan Anyer.
"Awalnya gelombang tinggi setelah besoknya dikatakan tsunami," ungkap GS Ashok Kumar dalam keterangan tertulis kepada JawaPos.com, Senin (31/12).
Atas kebijakan BMKG itu, kata GS Ashok Kumar, PHRI menyatakan keberatan. Semula pada saat kejadian dikatakan hanya rob atau gelombang tinggi.
Bentuk penyesalan PHRI pada BMKG, yakni sebelumnya dikatakan dampak tsunami itu di wilayah Anyer. Padahal wilayah Anyer masih jauh dari Carita dan Pandegelang.
Contoh kawasan wisata dan hotel di Anyer yang tidak terkena dampak tsunami yakni di Lembah Hijau Bandulu dan Pondok Layung, Jalan Raya Karang Bolong, Banten. Di sana sama sekali tak terkena dampak tsunami dan beroperasi saat tsunami terjadi.
Tak ayal statemen dari pihak BMKG itu berdampak pada penurunan pengunjung. Terutama di ujung tahun. Biasanya pada libur tahun baru tingkat okupansi hotel sangat tinggi. "Makanya penurunan pengunjung sangat besar hampir 95 persen karena isu tsunami Anyer," tukasnya.
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!

Sakit Hati, Alasan Eks Karyawan Bongkar Aib Richard Lee Suka 'Jajan Cewek'
Pegawai Diskominfo Kukar Bakar Kantor Usai Wajah Dijadikan Stiker WA
Doktif Sebut Richard Lee Transfer Uang ke Mucikari, Klaim Gunakan Anak di Bawah Umur
Doktif Bongkar Transfer Rp 9 Juta Richard Lee, Disebut untuk Jasa Prostitusi
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Richard Lee Bela Perempuan di Podcast, Eks Karyawan: Dia Penjahat Wanita
Perilaku Menantu Tak Cerminkan Orang Kerajaan, Sultan Brunei Cabut Gelar Istri Pangeran Abdul Malik
Eks Dewas KPK Albertina Ho Tak Lolos Seleksi CHA di KY, TII Bandingkan dengan Politikus Golkar Ini
Jessica Mila Sentil Kapten Kapal Soal Polemik Pulau Padar: Harus Terbuka soal Larangan Berlayar!
HUT ke-81 RI, Naik Suroboyo Bus dan Wira Wiri Cuma Rp81, Berlaku SepekanÂ
