
Proses pemanggangan kemplang di sentra pengrajin kerupuk kemplang di Kampung Skip Rahayu Kelurahan Bumi Waras Kecamatan Teluk Betung Bandarlampung
Jawapos.com -- Selamat datang di sentra pengrajin kerupuk kemplang. Begitu tulisan gapura yang terletak di Kampung Skip Rahayu Kelurahan Bumi Waras Kecamatan Teluk Betung Bandarlampung. Disini hampir semua rumah disibukkan dengan urusan kemplang. Ada yang menjemur, menggoreng, membakar dan mengemas.
Zulfikar, 44, salah satu pengrajin kerupuk kemplang mengatakan ada sekitar 50 Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) yang memproduksi kerupuk kemplang. Zulfikar mengatakan warga di Kampung Skip Rahayu memang sudah sejak lama menjadi pengrajin kerupuk kemplang.
Ia sendiri mengaku sudah menjadi pengrajin krupuk kemplang sejak tahun 1997. Namun usahanya sempat bangkrut pada masa krisis moneter tahun 1998. “waktu jaman itu kan apa-apa sedang mahal,” jelas Zulfikar, Sabtu (24/2) saat ditemui di rumah produksinya. Pengrajin kerupuk kemplang dengan merek “Tigo Duo” ini mengaku baru memulai usahanya kembali pada tahun 1999 saat perekonomian sudah mulai stabil.
Ada dua jenis barang yang di produksi oleh Zulfikar. Yaitu kerupuk dan kemplang. Perbedaan keduanya ada pada bahan baku dan proses pemasakannya. Untuk kerupuk hanya dibuat dari adonan tapioka kemudian digoreng dengan minyak. Sedangkan kemplang dibuat dari adonan tapioka dan ikan. Untuk dapat dimakan kemplang biasa dibakar diatas bara api, kemudian dipukul-pukul.
Setiap harinya Zulfikar mengaku bisa membuat 150 Kg kerupuk kemplang kering. Kemplang kering tersebut biasanya dibeli warga sekitar untuk dibakar dan dijual matang. Sedangkan untuk kerupuk, zulfikir memilih menggorengnya sendiri di rumah produksinya.
Setelah digoreng dan dibakar kerupuk kemplang tersebut kemudian di kemas kedalam plastik. Untuk kemplang biasa ditambah dengan sambal untuk menikmatinya. untuk pemasarannya biasanya diambil langsung oleh para penjual eceran.
Selain itu krupuk-krupuk siap makan tersebut juga dia distribusikan sendiri ke pasar dan warung-warung di Bandarlampung. Zulfikar mengatakan kemplang buatannya sampai saat ini sudah banyak di pesan dari luar daerah seperti Jabodetabek. untuk harga menurut zulfikar berfariasi bergantung ukuran kemasan krupuk. rentang harga antara Rp. 5000,- sampai Rp. 10.000,-. jika banyak ada harga khusus katanya.
Namun Zulfikar menyayangkan rendahnya perhatian pemerintah terhadap UMKM kerupuk kemplang. Akibatnya UMKM kerupuk kemplang di Kampung Skip Rahayu tidak berkembang. “ Semoga pemerintah lebih perhatian lah. Seperti ngasih pelatihan-pelatihan biar kami bisa maju,” harapnya.

50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Tahun Tak Terkalahkan! Bernardo Tavares Wajib Jaga Harga Diri Persebaya Surabaya di Derbi Jawa Timur Lawan Arema FC
15 Rekomendasi Restoran Terbaik Dekat Tugu Muda Semarang: Surganya Kuliner yang Wajib Dicoba Pelancong dan Wisatawan!
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Jadwal Lengkap MotoGP Spanyol 2026! Misi Berat Veda Ega Pratama dan Mario Aji dari Barisan Belakang di Jerez
Pesan Haru dari Ernando Ari! Dukungan Diam-Diam Bikin Milos Raickovic Bangkit di Persebaya Surabaya
Terdepak dari Puncak Klasemen Liga Inggris, Bayang-bayang Kegagalan Juara di Akhir Musim kembali Menghantui Arsenal
18 Rekomendasi Sarapan Pagi di Bandung Paling Sedap, Sederet Kuliner Mantap yang Wajid Disantap
Profil Agnes Aditya Rahajeng, Pemenang Puteri Indonesia 2026
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
