
SAYA TEMAN: Pengunjung akan masuk tabung dan berenang bersama buaya. (Insert) Gigi raksasa si buaya.
JawaPos.com – Berenang bersama hiu sudah biasa. Berenang sambil ditemani lumba-lumba, ah cute banget. Mau yang menantang? Cobalah berenang bersama buaya air asin bergigi raksasa berukuran hampir lima meter. Pasti follower Anda di Instagram bakal terkesima.
Itulah yang ditawarkan objek wisata yang berbasis di Darwin, Australia Utara. Berlabel Cage of Death, wisatawan harus membayar Rp 1,8 juta untuk dimasukkan dalam tabung plastik sebelum bertemu selama 30 menit dengan si buaya.
Agar lebih dramatis, tabung plastik itu digantungkan beberapa saat di atas kolam buaya untuk melihat buaya yang berputar-putar di bawah sebelum diturunkan ke perairan. Air yang jernih memastikan pengunjung bisa melihat fisik buaya dengan jelas banget.
Selain itu, demi menambah keseruan, penjaga memberi makan reptil yang menakutkan itu sehingga pemangsa tersebut aktif bergerak dan lompat-lompat di sekitar tabung. Mereka diberi makan daging ayam, daging sapi, dan ikan sebagai pemancing.
“Luar biasa. Ketika saya masuk pada awalnya saya tidak berharap untuk menjadi yang mengagumkan karena buaya sangat besar dan Anda berada tepat di sampingnya,” kata Nellie Winters, wisatawan asal Jerman.
“Saya takut tapi saya juga terpesona. Saya terus berpikir bahwa dia akan memakanku. Anda berada tepat di sebelahnya dan terkadang Anda lupa bahwa ada kandang di sekitar Anda. Anda sedekat itu sehingga Anda pikir Anda bisa berenang di sampingnya dan, ya, dia juga bisa memakan Anda, meskipun dia tidak mau.”
Buaya air asin adalah yang terbesar dari jenisnya dan bisa tumbuh hingga delapan meter. Gigi tajam dengan rahang yang bisa membuka lebar. Reptil itu pun dianggap salah satu yang paling berbahaya bagi manusia.
Buaya air asin biasanya ditemukan di bagian utara Australia dan juga berasal dari India serta daerah-daerah lain di Asia Tenggara. Demi bikin pengunjung tambah gemetaran, nama yang dipilih untuk buaya-buaya itu juga sangar. Seperti Chopper (pemotong, Red).
Dibuka sejak 2011, atraksi yang bisa ditemui dalam Crocosaurus Cove itu juga memberi pengunjung kesempatan untuk menyimpan buaya bayi dan memberi mereka makanan dengan menggunakan pancing.(*)

50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Tahun Tak Terkalahkan! Bernardo Tavares Wajib Jaga Harga Diri Persebaya Surabaya di Derbi Jawa Timur Lawan Arema FC
15 Rekomendasi Restoran Terbaik Dekat Tugu Muda Semarang: Surganya Kuliner yang Wajib Dicoba Pelancong dan Wisatawan!
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Jadwal Lengkap MotoGP Spanyol 2026! Misi Berat Veda Ega Pratama dan Mario Aji dari Barisan Belakang di Jerez
Pesan Haru dari Ernando Ari! Dukungan Diam-Diam Bikin Milos Raickovic Bangkit di Persebaya Surabaya
Terdepak dari Puncak Klasemen Liga Inggris, Bayang-bayang Kegagalan Juara di Akhir Musim kembali Menghantui Arsenal
18 Rekomendasi Sarapan Pagi di Bandung Paling Sedap, Sederet Kuliner Mantap yang Wajid Disantap
Profil Agnes Aditya Rahajeng, Pemenang Puteri Indonesia 2026
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
