Logo JawaPos
Author avatar - Image
Minggu, 7 Mei 2017 | 17.26 WIB

Lestarikan Kuliner Nusantara Lewat 70 Resep Masakan Autentik

Salah satu booth FJB - Image

Salah satu booth FJB

JawaPos.com – Para pecinta kuliner bisa memilih berbagai masakan nusantara di Festival Jajanan Bango (FJB) yang menghadirkan 70 kuliner autentik dari barat hingga timur nusantara. Kali ini FJB digelar di kota Tangerang pada tanggal 6 Mei dan 7 Mei 2017 bertempat di Hall 1 Indonesia Convention Exhibition (ICE) BSD.


Khusus untuk tahun ini, FJB 2017 mengangkat tema “Rasa Sepanjang Masa” untuk menggarisbawahi pentingnya menjaga keautentikan dan kelestarian warisan kuliner nusantara. Melalui tema ini, FJB diharapkan dapat membantu menumbuhkan semangat pelestarian warisan kuliner nusantara lintas waktu, lintas generasi.


Salah satunya adalah Senen Riyanto, pendiri Warung Tongseng dan Sate Sederhana Pak Budi yang kelezatannya begitu melegenda dari dulu hingga sekarang. Memulai usahanya sejak tahun 1985, Senen selalu mengedepankan kualitas bahan dan bumbu terbaik dalam setiap hidangan yang dia sajikan.


Ada pula 10 start-up kuliner pilihan. Contohnya Achmad Maemun, pendiri Sate Beureum Mang Soleh, Bogor. Berkat komitmennya terhadap kualitas, warung sate miliknya kini menjadi salah satu destinasi kuliner favorit masyarakat Bogor dan sekitarnya. Tahun 2015, Achmad mengawali usaha sate sapi dan ayam dengan bumbu khas berwarna merah ini dengan melayani pesanan delivery, hingga akhirnya berhasil berkembang menjadi warung kaki lima yang selalu dipadati pengunjung. 


“Misi Bango untuk melestarikan warisan kuliner nusantara terinspirasi dari fakta bahwa negara kita memiliki keragaman kuliner autentik yang sangat kaya. Dari Barat hingga Timur Indonesia, terdapat begitu banyak jenis kuliner autentik yang dapat merepresentasikan kekayaan hasil alam dan kebudayaan Indonesia baik dari segi bahan, cara pengolahan, hingga penyajiannya yang begitu autentik,” kata Direktur Foods PT Unilever Indonesia Tbk Hernie Raharja dalam keterangan tertulis, Minggu (7/5).


Oleh karena itu, melalui berbagai kegiatan, Bango selalu konsisten dalam menggali, menampilkan dan mempopulerkan berbagai makanan autentik khas Indonesia, salah satunya melalui FJB yang telah digagas sejak tahun 2005. FJB ingin mengajak pencinta kuliner untuk kembali ke akarnya dengan mengenal dan mencintai kekayaan warisan kuliner nusantara yang autentik. Dengan demikian, festival ini dapat menjadi katalisator yang kuat untuk memulai komitmen bersama dalam melestarikan warisan kuliner Nusantara.


“Lebih dari itu,  FJB juga kami persembahkan sebagai bentuk penghargaan kepada para penjaja kuliner yang telah sepenuh hati melestarikan kuliner khas nusantara. Dengan komitmen dan kecintaan yang tinggi terhadap kuliner autentik nusantara, mereka telah menjadi sumber inspirasi sekaligus mitra setia bagi Bango untuk terus mempertahankan misi sosialnya,” terang Hernie.


Kepala Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf) Triawan Munaf yakin FJB memiliki peranan penting dalam menginspirasi generasi muda untuk memulai usaha di bidang kuliner autentik Indonesia sebagai salah satu bentuk ekonomi kreatif. Dengan demikian eksistensi warisan kuliner nusantara dapat terus terjaga dan dinikmati oleh generasi mendatang.


“Pada akhirnya, selama dua hari para pecinta kuliner akan dimanjakan dengan begitu banyak ragam kelezatan kuliner dari barat hingga timur nusantara, sambil menambah pengetahuan dan wawasan mereka mengenai kuliner nusantara. Karena kuliner sudah menjadi industri,” tandas Triawan. (cr1/JPG)

Editor: Fadhil Al Birra
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore