
Bijak Memakan Durian
RASA dan aroma legit membuat pencinta durian ketagihan. Dietisien RSUD Sidoarjo Pudji Astutik SKM MKes RD menyatakan, durian memiliki banyak kandungan vitamin yang cukup tinggi. Misalnya, kandungan vitamin B dan C sebagai antioksidan. Selain itu, buah berkulit duri tersebut mengandung zat besi, energi, karbohidrat, lemak, dan protein tinggi. ’’Buah durian itu kaya vitamin, tetapi tidak baik juga kalau dimakan berlebihan,’’ katanya.
Pudji mengakui, durian juga memiliki kandungan glukosa yang tinggi. Karena itu, mengonsumsi durian secara berlebihan membuat gula darah seseorang tinggi. Misalnya, tiba-tiba seseorang tersebut terkena diabetes. ’’Apalagi, bagi orang yang memiliki riwayat diabetes. Saya selalu larang memakan durian,’’ ujarnya.
Yang berbahaya lagi, lanjut dia, ketika seseorang memakan durian bersama alkohol atau soda. Sebab, kandungan sulfur pada durian menghambat metabolisme alkohol dalam tubuh sehingga mengakibatkan kematian. ’’Kadang orang tidak paham tentang itu. Penginnya pesta durian, malah berdampak pada kematian,’’ungkapnya.
Menurut Pudji, kalori durian sangat tinggi sehingga dapat mengakibatkan obesitas. Sebab, dalam 100 gram durian,terdapat sekitar 120–180 kalori. Jika berat satu durian sekitar 500 gram, berarti ada 600–900 kalori di dalamnya. Bisa dibayangkan, jika seseorang mengonsumsi durian empat buah sekaligus, ada lebih dari 3 ribu kalori yang menumpuk pada tubuh tersebut. ’’Kegemukan itu bisa saja terjadi. Sarannya, makan tidak berlebih,’’ ucapnya.
Selain itu, durian tidak disarankan untuk ibu hamil. Sebab, janin di dalam perut ibu hamil tidak bisa menahan panas. Padahal, ketika memakan durian, tubuh seseorang pasti menahan panas. Nah, panas yang berlebihan tersebut akan memacu kematian janin. ’’Rasa panasnya itu karena kandungan alkohol tinggi pada durian. Ibu hamil boleh hanya satu mata saja. Begitu juga pasien stroke, jantung, dan diabetes,’’ ujarnya.
Durian juga memiliki kandungan lemak dan senyawa alkohol yang tinggi. Hal itu mengakibatkan penyempitan pembuluh darah. Nah, jika penyempitan pembuluh darah terjadi hingga ke otak, bisa berakibat stroke. ’’Jadi, memang ada plus minusnya,’’ jelasnya.
Meski begitu, mengonsumsi durian juga memiliki dampak yang positif. Pudji menjelaskan, durian memiliki kandungan fitonutrien. Yakni, pencegah penyakit kanker. Bahkan, berdasar penelitian di salah satu departemen farmasi dan toxicology di New York, Amerika Serikat, kandungan fitosterol pada durian merupakan zat antitumor. ’’Jadi, bisa sebagai daya tahan tubuh tinggi penghambat terjadinya kanker,’’ tuturnya.
Selain itu, durian mengandung asam folat yang sangat bagus untuk seseorang yang kekurangan darah (anemia). Namun, bagi yang memiliki darah tinggi justru berbahaya. Karena itu, sebaiknya harus bijak memakan durian. ’’Idealnya satu atau dua mata buah durian saja. Itu pun harus ada jarak waktu beberapa minggu agar tidak terlalu berlebihan,’’ terangnya. (ayu/c22/dio/sep/JPG)

Menurut Psikologi, Orang yang Tidak Pernah Mengunggah Foto Dirinya di Media Sosial Kerap Kali Memiliki 8 Sifat Mengejutkan Ini
Taruhan 3 Hektar Kebun Sawit Rp 420 Juta demi Final Spanyol vs Argentina Viral, Vincent jadi Saksi
Sarwendah Dikabarkan Hengkang dari Rumah Cilandak, Begini Komentar Pihak Ruben Onsu
Eks Bek Persib dan Persija Erik Setiawan Jadi Perbincangan Setelah Tuduhan Mantan Istrinya Viral
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
Atlet Golf Putri Indonesia Diduga Diculik, Sedang Rayakan Ultah Nenek di Restoran Tiba-tiba Disergap 5 Pria
Menlu Iran Ungkap Dugaan Kebocoran Intelijen di Jantung Kekuasaan, Serangan yang Tewaskan Khamenei Dinilai Sudah Diketahui Musuh
Hotman Paris Sampaikan Permintaan Maaf usai Diduga Hina Wartawan "Lu punya otak enggak sih?"
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Polisi Periksa Saksi dan CCTV, Ungkap Dugaan Penculikan Atlet Golf Putri Indonesia Jesslyn Wijaya
