
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa bersiap mengikuti rapat kerja dengan Komisi XI DPR di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (10/9/2025). (Salman Toyibi/Jawa Pos)
JawaPos.com - Viral di media sosial konten bermuatan disinformasi yang mencatut nama Menteri Keuangan (Menkeu), Purbaya Yudhi Sadewa. Pada konten yang beredar Menkeu seolah-olah mengatakan bahwa program Makan Bergizi Gratis (MBG) dengan anggaran sebesar Rp 71 triliun hanya terserap Rp 13 triliun, dan sisanya hilang di birokrasi serta administrasi.
"Adapun faktanya, tidak pernah Menkeu menyatakan hal tersebut dan justru beliau sedang membahas soal pemantauan terhadap seluruh program di setiap kementerian dan lembaga," bunyi keterangan yang dikutip dari @cekfakta.ri, dikutip Minggu (21/9).
Sementara itu, berdasarkan catatan JawaPos.com, pernyataan itu disampaikan Purbaya dalam rapat bersama anggota Komisi XI DPR RI di Komplek Parlemen Senayan, Jakarta Pusat, Rabu (10/9).
Pada momen itu, justru Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa meminta Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Dadan Hindayana untuk bisa memberi penjelasan ke publik soal serapan anggaran Program Makan Bergizi Gratis (MBG) setiap bulan. Hal ini dilakukan seiring dengan adanya penilaian negatif dari beberapa pihak soal penyerapan anggarannya. Bahkan, realisasinya dinilai masih rendah.
"Ada yang dikomplain MBG tadi ya? Penyerapannya hanya rendah. Saya tanya sama teman-teman keuangan bagaimana monitoringnya? Ya, dia bilang bagus-bagus saja tapi ternyata nggak, jelek. Terus kita apain? Ya, nggak tahu. Saya bilang begini, 'Ya udah nanti sebulan sekali kita akan jumpa pers dengan kepala MBG'. Nanti kalau penyerapannya jelek dia suruh jelasin ke publik, saya di sebelahnya," ujar Purbaya dalam rapat tersebut.
Lebih lanjut, ia memastikan akan mempercepat belanja dan penyerapan anggaran pada program-program prioritas pemerintah lainnya. Adapun saat ini, ia mengaku baru tiga hari menjabat sebagai menteri keuangan.
"Program-program yang lain yang lambat saya akan sisir. Saya kan baru hari ketiga dan rapat. Udah semua rapat di sini jadi belum lihat detail seperti apa. Tapi kami akan sisir, bagian-bagian lambat kami percepat," ujarnya.
Selain itu, ia membeberkan guna mempercepat penyerapan itu, dirinya akan mengirim pegawai Kementerian Keuangan (Kemenkeu) untuk membantu penyusunan kebijakan program terkait anggaran maupun tata cara pengajuan dana. Ia juga menegaskan akan melakukan monitoring ketat agar anggaran benar-benar berdampak langsung ke masyarakat.
"Dulu pernah ada UKP-4 yang memonitor itu pun nggak jalan sempurna karena UKP-4 terlalu jauh. Saya nggak tahu harusnya tugas apa, tapi saya nggak tahu. Kalau saya boleh kerjakan, saya akan kerjakan itu. Supaya memastikan betul-betul penyerapan anggaran bisa jalan dan tadi, uang yang udah diutangi, uang kita yang sudah kita keluarkan itu betul-betul bermanfaat buat ekonomi," tegas Purbaya.
Untuk diketahui, penyerapan anggaran Makan Bergizi Gratis baru tercatat mencapai Rp 13 triliun dari total yang disiapkan sepanjang tahun 2025 sebesar Rp 71 triliun. Adapun realisasinya, tercatat ada 7.475 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) alias dapur umum yang aktif melayani lebih dari 25 juta orang.
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!

Prediksi Malaysia vs Filipina: Menang atau Harus Berharap Thailand di Piala AFF 2026
Prediksi Thailand vs Myanmar di Piala AFF 2026: Gajah Perang Berpeluang Lolos sebagai Juara Grup
Prediksi Skor Singapura vs Timnas Indonesia di Piala AFF 2026: Misi John Herdman Demi Semifinal!
Daftar Skuad Chelsea dan AC Milan di Indonesia: Luka Modric, Rafael Leao, hingga Cole Palmer
Jafar dan Adnan Diduga Terlibat Match Fixing, PBSI Langsung Ubah Komposisi Ganda Campuran
Jadwal Siaran Langsung dan Link Live Streaming Chelsea vs AC Milan, Tayang di Mana?
Kejagung Periksa Febrie Adriansyah: Kenakan Rompi Pink dan Tangan Terborgol
Presiden Persebaya Surabaya Angkat Bicara Usai Juara, Azrul Ananda: Menuju Bintang Melalui Kesulitan
Profil Kiper Persebaya Reza Arya Pratama, Tepis 2 Penalti Persib di Final Piala Presiden 2026
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
