
Pidato Megawati dipelintir dan dijadikan materi hoax yang menyudutkan PDIP.
JawaPos.com - Menjelang datangnya tahun politik, hoax yang berpotensi memicu konflik SARA makin mengerikan. Contohnya hoax soal Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) berikut. Beberapa blog membuat tulisan berjudul PDIP Usul ke Pemerintah agar Pesantren Ditutup Seluruh Indonesia.
Salah satu blog yang terdeteksi membuat tulisan itu ialah andebanews.blogspot.com. Saat ini blog tersebut sudah dihapus. Tapi, jejaknya masih bisa diakses dari Google Web Cache. Di media sosial, khususnya Facebook, juga masih banyak netizen yang telanjur menyebarkan link artikel andebanews. Link itu juga masih menampilkan preview yang berisi judul dan foto Megawati.
Hingga Kamis (12/4), masih ada netizen yang menyebarkan link tulisan tersebut. Salah satunya akun Facebook Lisma. Dia menyebarkan link tulisan dari andebanews sambil berujar, "Jika pesantren ditutup, Generasi muda bakalan banyak yg jadi hantu, kecuali sebagian kecil. #percayalah." Rasanya, akun Lisma itu sekadar membaca judul tulisan andebanews. Sebab, jika membuka dan membaca semua isi tulisan, dia tak akan berkomentar seperti itu.
Tulisan andebanews sama sekali tidak menyebutkan bahwa PDIP meminta pemerintah menutup pesantren. Isi tulisan itu hanyalah hasil copy paste tulisan di situs suaranasional.com yang berjudul Sindir Ulama sebagai Peramal dan Belum Lihat Akhirat, Megawati Lecehkan Islam.
Di tulisan situs Suara Nasional, juga tak ada penjelasan bahwa PDIP meminta pemerintah menutup pesantren. Tulisan itu hanya membahas pidato Megawati dari pendapat seseorang yang bernama M. Ibnu Basuki, yang disebut sebagai pemikir Islam. Pidato Megawati yang dibahas Ibnu itu diucapkan saat perayaan HUT ke-44 PDIP di Jakarta Convention Center, Selasa, 10 Januari 2017.
Oleh beberapa pihak, pidato itu memang dianggap kontroversial. Tapi, lagi-lagi, tak ada kaitannya dengan permintaan PDIP kepada pemerintah agar menutup pesantren. Polemik pidato Megawati terletak pada frasa "peramal masa depan".
Kata-kata tersebut diucapkan Megawati ketika membahas kelompok-kelompok yang anti-Bhinneka Tunggal Ika. Megawati waktu itu mengatakan, para pemimpin yang menganut ideologi tertutup memosisikan diri sebagai pembawa self-fulfilling prophecy atau para peramal masa depan. Dikutip dari sejumlah media mainstream, Rizieq Shihab ketika itu hendak melaporkan pidato Megawati tersebut.
---
Fakta
Tulisan yang disebarkan sejumlah blog soal PDIP meminta pemerintah menutup pesantren hanyalah clickbait. Judul tak sesuai dengan isi tulisan.

Kapolri Kenang Warisan Bung Karno, Tegaskan Semangat Pemimpin Bangsa Harus Terus Dijaga
Prediksi Skor Ekuador vs Curacao di Piala Dunia 2026: La Tri Wajib Menang demi Lolos ke Babak 32 Besar
Prediksi Skor Jerman vs Pantai Gading di Piala Dunia 2026: Ujian Sesungguhnya Die Mannschaft di Grup E
BGN Terbitkan SE Nomor 12 Tahun 2026, Layanan MBG Dihentikan Sementara saat Hari Libur
Gabriel Budi Blak-blakan, Agen Pemain Persebaya Surabaya Ungkap Sosok Paling Berkesan
Prediksi Susunan Pemain Timnas Brasil vs Haiti: Danilo Ingin Selecao Kuasai Permainan
Apa Itu Weton Tibo Pati dan Siapa Saja yang Mendapatkan Julukan Ini? Simak Misteri di Balik Nasib Weton Tibo Pati
TVRI Hilang? Begini Cara Memunculkan Sinyal TVRI untuk Nonton Piala Dunia 2026 Gratis
Jadwal Moto3 Ceko 2026! Veda Ega Pratama P14 dan Langsung Lolos Q2
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
