Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 2 September 2026 | 22.33 WIB

Meta Rilis Muse Voice Transcribe, Model AI yang Bisa Bedakan 20 Pembicara dan Banyak Bahasa

logo Meta dalam sebuah ilustrasi / Foto: (Axios) - Image

logo Meta dalam sebuah ilustrasi / Foto: (Axios)

JawaPos.com - Meta memperkenalkan model audio real-time pertamanya, Muse Voice Transcribe. Model kecerdasan buatan (AI) tersebut dirancang untuk mendukung dikte dan transkripsi sekaligus mengenali lebih dari 20 pembicara.

Muse Voice Transcribe juga mampu memproses berbagai bahasa dalam satu sesi secara bersamaan. Kemampuan ini membuat model AI sangat cocok untuk percakapan dengan banyak orang dan bahasa.

CEO Meta Mark Zuckerberg membagikan demonstrasi kemampuan Muse Voice Transcribe. Dalam video yang diunggah, sistem mampu membedakan pembicara secara otomatis dan pindah bahasa saat percakapan berlangsung.

Muse Voice Transcribe juga mengenali fenomena code-switching, yaitu ketika seseorang mencampur bahasa dalam satu kalimat.

Sistem ini mentranskripsikan percakapan sambil mempertahankan penggunaan bahasa berbeda tersebut.

"Model ini menentukan kapan harus mendengarkan. Ia menunggu sedikit lebih lama untuk kata-kata sulit dan memproses lebih cepat untuk kata-kata mudah, menggunakan jeda adaptif untuk memprediksi setiap token dan meningkatkan akurasi," jelas Zuckerberg seperti dikutip dari Engadget.

Menurut Zuckerberg, model ini juga dirancang untuk menghadapi kondisi audio dunia nyata yang tidak selalu sempurna. Muse Voice Transcribe dilatih memakai lebih dari 70 bahasa, dengan 25 bahasa tervalidasi saat peluncuran.

"Model ini juga andal dalam menangani audio dunia nyata yang tidak sempurna—dilatih menggunakan lebih dari 70 bahasa (dengan 25 bahasa yang tervalidasi saat peluncuran), mampu menangani pergantian bahasa di tengah kalimat, serta mengelola sesi berdurasi satu jam yang melibatkan lebih dari 20 pembicara," lanjutnya.

Peluncuran Muse Voice Transcribe terjadi kurang dari seminggu setelah Google merilis Gemini 3.5 Transcribe. Google juga menawarkan kemampuan transkripsi dan pemrosesan suara real-time.

Bedanya, Google sudah mengintegrasikan model audio ke banyak produk seperti Android dan Chrome. Namun, belum diketahui apakah Meta akan bawa Muse Voice Transcribe ke layanan utamanya.

Editor: Dony Lesmana Eko Putra
Tags

Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!

Jawa Pos

Ikuti

Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore