Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 2 September 2026 | 14.00 WIB

BYD Pererat Kerja Sama dengan PaXini, Perburuan AI Berwujud Masuk Jalur Produksi

PaXini's Tora-One humanoid robot bekerja di basis manufaktur Qiantang milik Geely Auto untuk tugas perakitan fleksibel (TechCrunch) - Image

PaXini's Tora-One humanoid robot bekerja di basis manufaktur Qiantang milik Geely Auto untuk tugas perakitan fleksibel (TechCrunch)

JawaPos.com - BYD memperdalam langkahnya di industri robotika dengan membuka akses lini produksi kendaraan dan komponennya kepada robot buatan perusahaan rintisan PaXini Tech. Kesepakatan ini memberi pengembang robot asal Shenzhen tersebut akses ke salah satu jaringan manufaktur otomotif terbesar dan paling kompleks di dunia.

Kerja sama itu menandai pergeseran penting dalam hubungan kedua perusahaan. BYD tidak lagi sekadar menjadi investor PaXini, melainkan menyediakan lingkungan pabrik nyata yang dapat digunakan untuk menguji robot sekaligus mengumpulkan data bagi pengembangan kecerdasan buatan berwujud atau embodied AI.

Dilansir dari Electric Vehicles, Selasa (1/9/2026), kedua perusahaan menandatangani perjanjian kerja sama strategis pada 25 Agustus di kantor pusat global BYD di Shenzhen. BYD akan menyediakan proses manufaktur kendaraan dan komponen yang kompleks, lingkungan pabrik, serta sumber daya rantai pasokan. 

Data operasional yang dihasilkan akan digunakan untuk melatih dan menyempurnakan model AI PaXini. BYD menilai, "Data tersebut penting untuk meningkatkan kemampuan generalisasi dan pengambilan keputusan," kemampuan yang membedakan demonstrasi di laboratorium dari mesin yang mampu bekerja selama delapan jam. 

Di sisi lain, PaXini akan menyumbangkan teknologi sensor taktil, persepsi multidimensi, dan pengumpulan data multimodal. Teknologi tersebut dibutuhkan untuk pekerjaan presisi, seperti perakitan kabel kendaraan dan pengaplikasian perekat, yang menuntut kontrol gaya serta posisi dalam toleransi yang sangat sempit. Pendekatan itu bertujuan membangun terobosan nyata bagi penerapan robot di lingkungan manufaktur industri.

Perusahaan rintisan itu didirikan pada Juni 2021 oleh Dr. Jincheng Xu, lulusan doktoral Universitas Waseda. Dalam wawancara dengan media Tiongkok, Xu mengatakan, "Saya memasuki bidang robotika pada awalnya karena sangat terpengaruh oleh seri Gundam Jepang."

Latar belakang itu membentuk arah PaXini dalam mengembangkan sensor taktil berpresisi tinggi, tangan robotik, dan seri humanoid Tora. Perusahaan ini juga mengoperasikan fasilitas pengumpulan data kecerdasan berwujud seluas sekitar 12.000 meter persegi di Tianjin.

Sebelumnya, humanoid Tora-One telah digunakan di basis manufaktur Qiantang milik Geely Auto untuk pekerjaan perakitan fleksibel. PaXini mengklaim robot itu dapat beroperasi selama delapan jam tanpa gangguan dengan tingkat keberhasilan tugas 99,8 persen. Namun, angka itu belum diverifikasi secara independen. Persyaratan finansial dan jadwal penerapan robot dalam kesepakatan baru dengan BYD juga belum diungkapkan.

Di tengah pengembangan teknologi tersebut, hubungan BYD dan PaXini telah dimulai melalui investasi strategis pada April 2025, setelah BYD sebelumnya berinvestasi pada perusahaan robotika AgiBot.

Editor: Candra Mega Sari
Tags

Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!

Jawa Pos

Ikuti

Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore