
Menteri Komunikasi dan Digital Meutya Hafid. (Dery Ridwansah/ JawaPos.com)
JawaPos.com – Implementasi registrasi kartu SIM berbasis biometrik terus menunjukkan perkembangan. Hingga pertengahan Juli 2026, lebih dari 10,03 juta pelanggan telah menyelesaikan proses verifikasi biometrik sejak kebijakan tersebut resmi diberlakukan pada awal Juli.
Data Direktorat Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) menunjukkan jumlah tersebut menjadi langkah awal dalam pelaksanaan registrasi biometrik yang ditargetkan dapat menjangkau seluruh 291,16 juta pelanggan seluler aktif di Indonesia.
Penerapan kebijakan ini merupakan tindak lanjut Peraturan Menteri Komunikasi dan Digital Nomor 7 Tahun 2026 yang mulai berlaku pada 1 Juli 2026 setelah melalui masa uji coba sejak Januari lalu.
Menteri Komunikasi dan Digital (Menkomdigi) Meutya Hafid menegaskan bahwa registrasi biometrik merupakan langkah pencegahan dari sisi hulu untuk mempersempit ruang gerak pelaku kejahatan digital yang memanfaatkan identitas palsu.
Baca Juga:Menkomdigi Meutya Hafid Ingatkan Modus Baru Radikalisasi di Dunia Digital Kian Sulit Dikenali
“Kebijakan registrasi biometrik ini solusi di tingkat hulu, yaitu upstream solution untuk memutus akar masalah kejahatan berbasis digital dengan berusaha menutup celah anonimitas,” terang Menkomdigi Meutya di Jakarta, dikutip Sabtu (1/8).
Menurut Meutya, penggunaan teknologi biometrik dalam proses aktivasi kartu SIM menjadi bagian dari upaya membangun ekosistem digital yang lebih aman sekaligus meningkatkan perlindungan terhadap masyarakat dari penyalahgunaan layanan telekomunikasi.
“Jadi tolong betul-betul dalam sistemnya, teknologi yang digunakan memang mempermudah dan inklusif,” pesan Menkomdigi.
Dalam implementasinya, pemerintah menggandeng operator seluler untuk memastikan proses registrasi dapat diakses seluruh lapisan masyarakat. Salah satu langkah yang dilakukan adalah menyediakan fasilitas yang memperhatikan aspek kenyamanan dan kebutuhan pengguna.
Di sejumlah gerai operator, telah tersedia bilik registrasi khusus bagi pelanggan perempuan, terutama yang mengenakan hijab. Fasilitas tersebut disiapkan agar proses perekaman maupun verifikasi wajah dapat dilakukan secara lebih privat.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

7 Cara Ampuh Mengatasi HP Lemot Tanpa Harus Ganti Baru
Pengurus NU Laporkan Dugaan Politik Uang Muktamar ke KPK, Uang Rp 40 Juta Dikembalikan
Prediksi Skor Persik Kediri vs Madura United: Laskar Sape Kerap Punya Kans Menang di Brawijaya!
Jokowi Temui Prabowo saat Sidang Putusan Gibran, Ajudan Ungkap Isi Pertemuan
Prediksi Skor Persipura vs RANS Nusantara: Produktivitas Gol Jadi Pembeda
Prediksi Skor Malaga vs Espanyol: Los Periquitos Bidik Poin, Tuan Rumah Terpuruk
Fraksi PKB Usulkan Pembentukan Pansus Tindak Lanjuti Putusan MK soal Ijazah Gibran
Prediksi Skor JDT vs Svay Rieng di ACC Cup: Harimau Selatan Diunggulkan Menang
Prediksi Lion City Sailors vs CAHN di ACC: Adu Kuat Tuan Rumah dengan Wakil Vietnam
Peringati Hari Kesaktian Pancasila, Alfa Penyintas Stroke Jalan Kaki 21 KM Dengan Rute Garuda

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022