
Menkominfo Rudiantara (ketiga tiga dari kanan) dalam sebuah diskusi di Hotel Pullman, Thamrin, Jakarta Pusat, Selasa (6/2).
JawaPos.com - Situs berkonten negatif seperti pornografi menjadi perhatian khusus bagi pemerintah. Sejauh ini Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) telah memblokir ratusan ribu situs negatif. Namun, pemblokiran tersebut rupanya tidak semata-mata menghentikan peredaran materi-materi tak layak tayang ini.
Menkominfo Rudiantara mengungkapkan, sampai akhir 2017, pihaknya berhasil memblokir sekitar 800 ribu situs bermuatan negatif. Berdasar angka tersebut, mayoritas berisikan konten pornografi.
"Sampai akhir 2017 itu ada hampir 800 ribu, angkanya 787 ribu dan kebanyakan dengan pornografi," ungkap Rudiantara di Hotel Pullman, Thamrin, Jakarta Pusat, Selasa (6/2).
Di awal 2018 sendiri, lanjut dia, terhitung hingga pertengahan Januari sudah banyak sekali situs berkonten negatif yang telah diblokir. Diperkirakan jumlahnya mencapai 70 ribu situs. Sedangkan isi konten dari situs tersebut beraneka ragam mulai dari pornografi hingga kekerasan seksusal.
Efektifitas penutupan konten tersebut juga dibantu dengan alat penyaringan situs negatif milik Kemenkominfo. Berpatokan dengan fakta tersebut, Rudiantara menyebut bahwa pemerintah mampu mengelola peredaran materi tidak lulus sensor dengan baik.
"Januari baru dengan mesin yang baru ini sudah ketangkep ada sekitar 70 ribu (situs), pemerintah makin mampu memanajemen konten negatif," imbuh Rudiantara.
Namun hingga saat ini Kemenkominfo masih memiliki kendala, pasalnya masih ada oknum nakal yang menggunakan cara alternatif seperti proxy untuk membuka situs yang telah diblokir.
Rudiantara mengaku bahwa penggunaan proxy sangat sulit untuk dikendalikan oleh pemerintah. Pasalnya, teknologi selalu memiliki celah untuk dimanfaatkan oleh oknum nakal.
Meski demikian, Rudiantara menegaskan bahwa pengguna proxy terbilang sedikit, sehingga masih lebih diuntungkan jika dibanding dengan jumlah situs yang telah ditutup.
"Namanya teknologi selalu ada (kekurangan), tapi selalu kita sampaikan pakai proxy yang bisa berapa orang sih? Daripada jutaan situs yang kita (blokir) sampai akhir 2017 itu," pungkas Rudiantara.

Prediksi Skor Paraguay vs Australia di Piala Dunia 2026: Berebut Tiket 32 Besar Namun Berpotensi Imbang
Prediksi Skor Swiss vs Kanada di Piala Dunia 2026: Jonathan David Tancap Gas Bombardir Gawang La Nati
Prediksi Skor Turki vs Amerika Serikat di Piala Dunia 2026: The Stars & Stripes Berburu Rekor Sempurna di Fase Grup
Prediksi Skor Jepang vs Swedia di Piala Dunia 2026: Samurai Biru Incar Tiket 32 Besar di Laga Penentuan
Prediksi Skor Afrika Selatan vs Korea Selatan di Piala Dunia 2026: Son Heung-min Wajib Menang Demi Tiket 32 Besar
Prediksi Skor Tunisia vs Belanda di Piala Dunia 2026: Oranje Wajib Menang demi Amankan Tiket 32 Besar
Profil Wakil Ketua BEM UI Fathimah Azzahra yang Konsisten Mengkritik Program MBG
Prediksi Skor Bosnia dan Herzegovina vs Qatar di Piala Dunia 2026: Mimpi Buruk Al-Annabi Belum Usai
Prediksi Skor Curacao vs Pantai di Piala Dunia 2026: Misi Les Éléphants Menang demi Tiket 32 Besar
Prediksi Skor Maroko vs Haiti di Piala Dunia 2026: Achraf Hakimi Cs Siap Pesta Gol di Laga Penentuan
