JawaPos.com - Pertumbuhan teknologi yang pesat telah membawa perubahan signifikan dalam perilaku berbelanja online masyarakat. Para pemain E-Commerce di Indonesia seperti Shopee, Tokopedia, Lazada dan TikTok Shop terus meningkatkan daya saing melalui inovasi fitur serta program.
Hal ini diklaim bertujuan untuk semakin meningkatkan pengalaman belanja online, memuaskan kebutuhan konsumen yang semakin bawel mengenai pengalaman belanja online yang mereka rasakan. Hal ini membuat peta persaingan E-Commerce di Indonesia saat ini jadi makin sengit.
Melihat situasi pasar digital di awal tahun 2024 yang terus bergerak mengikuti perkembangan kebutuhan dan preferensi masyarakat, Ipsos kembali mengungkapkan temuan terbaru mereka dengan tajuk Pengalaman dan Kepuasan Belanja Online di E-commerce.
Riset ini diklaim melibatkan responden yang rutin berbelanja online melalui berbagai E-Commerce yang tersedia di Indonesia, untuk mengulik aspek-aspek apa saja yang mempengaruhi preferensi konsumen dalam merasakan pengalaman belanja yang holistik. Pada riset yang dilakukan melalui metode Online Panel, ditemukan bahwa Shopee unggul dalam menyediakan dan memberikan tingkat kepuasan tertinggi dalam pengalaman berbelanja online.
Indikator tingkat kepuasaan yang berbanding lurus dengan aspek rekomendasi, dipengaruhi oleh bagaimana pengalaman belanja online dari hulu ke hilir. Keunggulan Shopee dalam tingkat kepuasan, didukung oleh data, dimana Shopee (62%) menjadi pilihan pertama untuk direkomendasikan oleh konsumen kepada kerabat dekatnya, diikuti oleh Tokopedia (46%), TikTok Shop (42%), dan Lazada (36%).
Andi Sukma selaku Executive Director IPSOS Indonesia mengatakan, sejak kehadiran platform E-Commerce di tengah masyarakat, kecenderungan masyarakat untuk memilih belanja online sebagai alternatif utama dalam memenuhi kebutuhan terus berkembang.
"Seiring dengan meningkatnya popularitas belanja online, para platform E-Commerce pun harus menyesuaikan strategi dan menghadirkan sejumlah inovasi guna menghadirkan pengalaman belanja online yang memuaskan bagi pengguna dengan preferensi yang semakin beragam," jelas Andi saat jumpa pers daring pada Kamis (20/6) sore.
Dirinya melanjutkan, melalui riset IPSOS kali ini, kami ingin mengidentifikasi platform Marketplace mana yang berhasil unggul dalam skala tingkat kepuasan pengguna serta aspek apa saja yang mempengaruhi pilihan tersebut.
Shopee disebut mengungguli semua aspek yang dicari ketika berbelanja melalui platform E-Commerce, jauh melampaui platform lainnya. Sebab, salah satu kemudahan yang ditawarkan platform E-Commerce juga dinilai dari ragam metode pembayaran.
Sebanyak 64% responden menilai Shopee sebagai platform e-commerce dengan pilihan metode pembayaran yang paling beragam, diikuti Tokopedia (15%), Lazada (11%), dan TikTok Shop (8%). Sejalan dengan temuan ini, salah satu metode pembayaran yang paling menarik perhatian lainnya adalah Cash on Delivery (COD) dimana Shopee mendominasi metode pembayaran COD sebesar 66% diikuti oleh Tokopedia & Lazada sebesar 12%, dan yang terakhir adalah TikTok Shop 10%.
Kemudian, semakin banyaknya masyarakat yang mengandalkan E-Commerce untuk memenuhi kebutuhan, diikuti juga dengan meningkatnya ragam preferensi yang harus dipenuhi dengan kelengkapan produk dan kategori serta diiringi oleh tersedianya toko resmi yang paling beragam.
Dalam hal ini, Shopee disebut masih paling unggul dengan persentase sebesar 68% dalam menyediakan toko resmi yang beragam, dibandingkan pesaingnya yaitu Tokopedia (15%), Lazada (9%), dan TikTok Shop (7%). Selain kelengkapan produk, konsumen juga cenderung memilih platform e-commerce dengan harga termurah.
”Beragamnya aspek yang diperhatikan konsumen saat mengukur tingkat kepuasan yang ditawarkan oleh platform belanja online mencerminkan dinamika dalam industri E-Commerce saat ini, dimana para pemain E-Commerce perlu untuk senantiasa berinovasi guna memenuhi ekspektasi yang semakin tinggi dari masyarakat," tandas Andi.