
RUTIN PERIKSA: Siswa SMP 17 Agustus 1945 Surabaya sedang menjalani swab test. Tes itu dilakukan untuk memastikan tak ada klaster sekolah. (Galih Adi/Jawa Pos)
JawaPos.com - Pemkot tak ingin pembelajaran tatap muka (PTM) justru menjadi bumerang. Menyerang balik. Memicu persebaran virus korona merebak di sekolah. Sebagai langkah antisipasi, sejumlah langkah dilakukan.
Pertama, terus memelototi indikator pemenuhan protokol kesehatan (prokes). Sebanyak 18 sekolah yang menjadi pilot project kebijakan itu terus ditelaah untuk benar-benar memastikan kesiapan. Simulasi terus dilakukan. Melibatkan seluruh guru. Tenaga pendidik melakukan kegiatan proses belajar-mengajar.
Dengan begitu, saat program itu berjalan, tidak ada hambatan. Kasubbag Penyusunan Program dan Pelaporan Dispendik Triaji Nugroho menjelaskan, dispendik terus melakukan evaluasi dengan turun ke 18 sekolah.
Memastikan lembaga pendidikan itu telah siap menjalankan pembelajaran tatap muka.
Terhitung masih ada waktu sebulan bagi dispendik untuk melakukan telaah sebelum sekolah kembali menggelar proses belajar-mengajar. Poin pertama yang dipastikan adalah kesehatan guru dan siswa. Keduanya harus dipastikan terbebas dari Covid-19. Yang terpapar virus korona dilarang masuk sekolah. ’’Hasil uji usap siswa nanti dipantau,’’ paparnya.
Sarana dan prasarana juga sangat penting. Triaji menjelaskan, seluruh sekolah sudah memenuhi ketentuan. Di luar kelas terdapat wastafel. Di dalam kelas, bangku siswa dipisahkan jarak. Ventilasi juga sudah memenuhi aturan minimal 20 persen dari luas ruangan.
Langkah kedua, melakukan asesmen. Dispendik melibatkan satgas penanganan Covid-19 Surabaya untuk mengecek kalaikan sekolah menggelar pembelajaran tatap muka.

Peringkat 12 Klub Terbesar yang Belum Pernah Memenangkan Liga Champions
Asisten YouTuber RA Diperiksa Kasus Whip Pink, Netizen Ramaikan Unggahan Reza Arap
Pesan Perpisahan Penuh Misteri Milos Raickovic Bersama Persebaya Surabaya, Bonek Penasaran hingga Menyesali
3 Calon Pelatih Liverpool Musim Depan, Semua Masih Muda dan Bertalenta!
Presiden Iran Masoud Pezeshkian Ajukan Pengunduran Diri, Ini Alasannya
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Pemerintah Perkuat Pengawasan Tata Niaga Minyak Goreng, Mafia Pangan Bakal Disikat Habis
Penyebab Ribuan Gerai Indomaret Tutup pada 31 Mei-1 Juni 2026
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
6 Weton Bumi Kapetak Titisan Gatotkaca yang Ditakdirkan Kaya dan Sukses, Menurut Primbon Jawa
