Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 27 November 2020 | 21.48 WIB

Sebelum PTM Berlangsung, Satgas Covid-19 Bakal Pelototi Sekolah

RUTIN PERIKSA: Siswa SMP 17 Agustus 1945 Surabaya sedang menjalani swab test. Tes itu dilakukan untuk memastikan tak ada klaster sekolah. (Galih Adi/Jawa Pos) - Image

RUTIN PERIKSA: Siswa SMP 17 Agustus 1945 Surabaya sedang menjalani swab test. Tes itu dilakukan untuk memastikan tak ada klaster sekolah. (Galih Adi/Jawa Pos)

JawaPos.com - Pemkot tak ingin pembelajaran tatap muka (PTM) justru menjadi bumerang. Menyerang balik. Memicu persebaran virus korona merebak di sekolah. Sebagai langkah antisipasi, sejumlah langkah dilakukan.

Pertama, terus memelototi indikator pemenuhan protokol kesehatan (prokes). Sebanyak 18 sekolah yang menjadi pilot project kebijakan itu terus ditelaah untuk benar-benar memastikan kesiapan. Simulasi terus dilakukan. Melibatkan seluruh guru. Tenaga pendidik melakukan kegiatan proses belajar-mengajar.

Dengan begitu, saat program itu berjalan, tidak ada hambatan. Kasubbag Penyusunan Program dan Pelaporan Dispendik Triaji Nugroho menjelaskan, dispendik terus melakukan evaluasi dengan turun ke 18 sekolah.

Memastikan lembaga pendidikan itu telah siap menjalankan pembelajaran tatap muka.

Terhitung masih ada waktu sebulan bagi dispendik untuk melakukan telaah sebelum sekolah kembali menggelar proses belajar-mengajar. Poin pertama yang dipastikan adalah kesehatan guru dan siswa. Keduanya harus dipastikan terbebas dari Covid-19. Yang terpapar virus korona dilarang masuk sekolah. ’’Hasil uji usap siswa nanti dipantau,’’ paparnya.

Sarana dan prasarana juga sangat penting. Triaji menjelaskan, seluruh sekolah sudah memenuhi ketentuan. Di luar kelas terdapat wastafel. Di dalam kelas, bangku siswa dipisahkan jarak. Ventilasi juga sudah memenuhi aturan minimal 20 persen dari luas ruangan.

Langkah kedua, melakukan asesmen. Dispendik melibatkan satgas penanganan Covid-19 Surabaya untuk mengecek kalaikan sekolah menggelar pembelajaran tatap muka.


Wakil Sekretaris Satgas Percepatan Penanganan Covid-19 Irvan Widyanto menjelaskan, sebelum siswa masuk sekolah, satgas bakal turun. Memelototi setiap jengkal ruang kelas untuk memastikan sudah memenuhi indikator prokes. Tak hanya itu, satgas juga memastikan alur pembelajaran. Mulai siswa masuk sekolah, berada di dalam kelas, hingga pembelajaran berakhir. ’’Ruang kelas juga harus steril,’’ terangnya.

Sekolah yang sudah memenuhi indikator tentu mendapatkan lampu hijau. Menggelar pembelajaran tatap muka. Namun, sekolah yang belum mendapatkan izin diharapkan segera memenuhi persyaratan.

’’Dalam waktu dekat kami turun,’’ paparnya.

Pengecekan kesehatan dilakukan setiap hari sebelum pembelajaran tatap muka digelar. Sebab, bukan tidak mungkin, siswa dan guru terpapar Covid-19.

Menjelang pembukaan sekolah, Irvan mengimbau siswa dan guru untuk menjaga disiplin dengan terus mematuhi prokes. Yakni, menghindari kerumunan, memakai masker, serta rajin mencuci tangan. Tujuannya, tidak terpapar korona.

Langkah lain disiapkan pemkot. Yakni, menambah satgas percepatan penanganan Covid-19. Mulai saat ini, satgas tidak hanya diisi pegawai pemkot, TNI, dan polisi. Tapi, juga pihak kecamatan hingga kelurahan. Aturan anyar itu tertuang dalam keputusan wali kota.

Satgas di tingkat terbawah tersebut dikomandoi camat. Pimpinan wilayah dibantu empat bidang. Yakni, wani ngandani, wani sehat, wani jogo, serta wani sejahtera. Misalnya, bidang wani sehat menjadi tanggung jawab kepala puskesmas. Wani jogo menjadi tugas lurah setempat. Wani ngandani dipimpin Kasi Pemerintahan Kecamatan. Lalu, wani sejahtera ditangani Kasi Kesejahteraan Rakyat Kecamatan.

Saksikan video menarik berikut ini:

https://www.youtube.com/watch?v=5gC0x7SpujM&t=13s

Editor: Dhimas Ginanjar
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore