
Photo
JawaPos.com- Kondisi bangunan lantai 2 Pasar Kembang Surabaya kian memprihatinkan. Lubang memenuhi atap gedung. Fondasi bangunan pun terlihat rapuh. Setelah dilalap api setahun lalu, pusat jajanan di Surabaya itu belum juga direvitalisasi.
Achmad, salah seorang pedagang Pasar Kembang di lantai 1, mengatakan, saat hujan, air menerobos atap bangunan lantai 2 yang bolong-bolong. Alhasil, lantai 1 kerap tergenang. Pedagang juga waswas atap pasar seketika ambruk. ”Takut kalau ambruk saja,” tuturnya kemarin (26/9).
Kepala Pasar Kembang Sri Nuryani menyampaikan, ada 200 pedagang yang masih aktif berjualan di lantai 2. Mereka ditempatkan di sayap kanan atau sisi utara pasar. Sepintas, area utara juga tidak sepenuhnya aman. Sebab, ada beberapa titik atap yang berlubang. ”Kami satukan pedagang di area utara karena di sisi kiri atapnya bolong-bolong,” katanya.
Sepekan setelah kebakaran, para pedagang lantai 2 diberi tempat berjualan di area parkir pasar. Namun, setelah dievaluasi, tempat itu tak nyaman bagi pedagang untuk menjajakan dagangan.
Pedagang tetap bertahan di Pasar Kembang meski kondisinya sangat tidak layak. Alih-alih memberikan keringanan, Perusahaan Daerah Pasar Surya (PDPS) selaku pengelola pasar tidak mengurangi iuran retribusi. Besarnya Rp 178 ribu.
Anggota Komisi B DPRD Surabaya Zuhrotul Mar’ah meminta pembenahan lantai 2 segera berjalan. Sebab, saat ini pedagang tidak nyaman saat berjualan. Mereka terpaksa berdesak-desakan. ”Jangan sampai ada korban baru, segera ditata,” ungkapnya saat sidak kemarin.
Politikus PAN itu mengusulkan pembenahan Pasar Kembang memakai skema kerja sama dengan pihak ketiga. Dengan begitu, revitalisasi berjalan cepat. Minimal, bagian atap dibersihkan terlebih dulu. ”Jangan tunggu dana dari APBN, terlalu lama,” ucap Zuhrotul.
Terpisah, Direktur Utama PDPS Agus Akhir Priyono menuturkan, saat ini pihaknya masih menghitung kebutuhan anggaran revitalisasi Pasar Kembang. Dia memastikan proyek pembenahan segera berjalan jika anggaran siap. ”Untuk kepastiannya, ketika sudah oke langsung gerak. Kami ingin para pedagang bisa nyaman dan pembeli aman juga,” ucapnya.

50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Tahun Tak Terkalahkan! Bernardo Tavares Wajib Jaga Harga Diri Persebaya Surabaya di Derbi Jawa Timur Lawan Arema FC
Pesan Haru dari Ernando Ari! Dukungan Diam-Diam Bikin Milos Raickovic Bangkit di Persebaya Surabaya
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Jadwal Lengkap MotoGP Spanyol 2026! Misi Berat Veda Ega Pratama dan Mario Aji dari Barisan Belakang di Jerez
15 Rekomendasi Restoran Terbaik Dekat Tugu Muda Semarang: Surganya Kuliner yang Wajib Dicoba Pelancong dan Wisatawan!
17 kuliner Legendaris di Surabaya yang Wajib Dicicipi Sekali Seumur Hidup!
10 Kebab Paling Enak di Jakarta, Kuliner Timur Tengah yang Cita Rasanya Autentik
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
