Logo JawaPos
Author avatar - Image
Minggu, 25 Oktober 2020 | 00.17 WIB

Gandeng Empat Kampus di Debat Pilwali Surabaya

Photo - Image

Photo

JawaPos.com – KPU Kota Surabaya terus mematangkan persiapan menjelang pelaksanaan debat sesi pertama pada 4 November. Sejauh ini KPU sudah memutuskan nama-nama panelis berikut tema debat. Pada sesi pertama, KPU akan menggandeng akademisi dari berbagai perguruan tinggi sebagai panelis.Ketua KPU Surabaya Nur Syamsi menyampaikan, ada lima panelis dalam debat sesi pertama.

Mereka berasal dari empat universitas. Yakni, Universitas Airlangga (Unair), Universitas Negeri Surabaya (Unesa), Universitas Muhammadiyah Surabaya (UMS), dan Universitas Brawijaya Malang.

’’Sudah kami putuskan bahwa panelis sesi pertama dari empat perguruan tinggi tersebut,’’ kata Nur Syamsi kepada Jawa Pos, Jumat (23/10).

Pihaknya sudah menentukan nama-nama panelis sesuai dengan latar belakang keilmuan yang dimiliki. Namun, penyelenggara pemilu tersebut belum mau mengungkap secara spesifik sosok panelis dengan alasan kerahasiaan. KPU hanya memastikan yang bersangkutan memiliki kapasitas keilmuan yang sesuai dengan tema debat. ’’Juga kita menjamin netralitasnya,’’ ujarnya.

KPU Surabaya sudah memutuskan tiga tema besar yang akan dibahas dalam debat sesi pertama 4 November. Yaitu, bagaimana menyelesaikan persoalan daerah, memajukan daerah, hingga strategi dua paslon dalam menangani pandemi Covid-19.

Tugas para panelis, jelas Nur Syamsi, adalah membedah tiga tema besar itu ke dalam beberapa subtema. Nah, subtema itulah yang akan menjadi bahan pertanyaan untuk dijawab paslon dalam debat publik.

Setiap paslon akan mendapatkan subtema menjelang debat. Tujuannya, paslon mendapat gambaran seputar materi yang akan ditanyakan. Nur Syamsi memastikan bahwa yang dibagikan ke paslon bukanlah pertanyaan debat. Pertanyaan hanya dibuka dan dibacakan moderator pada saat debat berlangsung.

’’Pertanyaan itu sifatnya rahasia. Hanya disampaikan moderator saat debat berlangsung,’’ bebernya.

Komisioner KPU Kota Surabaya Divisi Sosialisasi, Pendidikan Pemilih, Partisipasi Masyarakat, dan SDM Subairi menambahkan, persiapan menjelang debat sesi pertama hampir tuntas. Tiga stasiun televisi yang menyiarkan debat juga sudah siap. Diketahui, debat sesi pertama ditayangkan secara live di JTV, SBO, dan TVRI. ’’Persiapan terus kami matangkan,’’ kata Subairi.

Sejauh ini, pihaknya juga terus berkoordinasi dengan pihak-pihak terkait. Tadi malam misalnya, KPU kembali menggelar rapat koordinasi yang dihadiri sejumlah stakeholder. Termasuk dari kru televisi yang menyiarkan acara. Kamis lalu (22/10) KPU juga sudah mengundang tim kampanye paslon untuk membeberkan hal teknis terkait pelaksanaan debat.

’’Dalam waktu yang makin dekat ini, koordinasi dan komunikasi terus kami maksimalkan,’’ imbuhnya.

KPU kembali menekankan bahwa pihaknya akan menerapkan protokol kesehatan (prokes) yang ketat di arena debat terbuka. Yang bisa hadir di stasiun televisi atau tempat berlangsungnya acara pun sangat dibatasi. Setiap pasangan calon (paslon) wali kota dan wakil wali kota hanya bisa didampingi empat anggota tim kampanye. Pendukung diharapkan menonton dari rumah masing-masing atau posko pemenangan.

Selain paslon dan empat anggota tim kampanye, yang bisa hadir di studio tempat berlangsungnya debat adalah lima komisioner KPU serta dua anggota Bawaslu. Ketentuan itu, beber Subairi, sesuai dengan Peraturan KPU (PKPU) 13/2020 tentang Perubahan Kedua atas PKPU 6/2020 tentang Pelaksanaan Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur, Bupati dan Wakil Bupati, dan/atau Wali Kota dan Wakil Wali Kota Serentak Lanjutan dalam Kondisi Bencana Nonalam Coronavirus Disease (Covid-19). Persisnya dijelaskan di pasal 59 poin b. Diharapkan, pembatasan jumlah orang bisa memaksimalkan pelaksanaan prokes yang efektif. ’’Salah satunya adalah menjaga jarak aman satu sama lain,’’ jelasnya.

---

SEPUTAR DEBAT SESI PERTAMA


  • Ada tiga tema besar. Yakni, bagaimana strategi memajukan daerah, menyelesaikan persoalan daerah, dan strategi paslon menangani pandemi Covid-19.

  • Lima panelis akan mengupas tiga tema besar ke dalam beberapa subtema untuk dibagikan kepada paslon.

  • Pertanyaan akan dibuka dan dibacakan oleh moderator pada saat debat berlangsung.

  • Para panelis berasal dari Unair, Unesa, Universitas Muhammadiyah Surabaya, dan Universitas Brawijaya Malang.


Sumber: KPU Kota Surabaya

Saksikan video menarik berikut ini:

https://www.youtube.com/watch?v=RXP3MqrNiDE&ab_channel=jawapostvofficial

Editor: Dhimas Ginanjar
Tags
Artikel Terkait
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore