
Spanduk penolakan dipasang di depan SDN Barata Jaya oleh warga yang melakukan demonstrasi. Rafika Yahya/JawaPos.com
JawaPos.com–Plt Camat Gubeng Dedik Irianto menyayangkan penolakan warga atas dibangunnya tempat isolasi Covid-19 di SDN Barata Jaya. Dia menegaskan sosialisasi dan pendekatan akan terus dilakukan.
”Situasi darurat. Kami harus pakai gedung itu untuk isolasi,” tegas Dedik pada Jumat (23/7).
Dedik yang juga Kepala Dinas Pemadam kebakaran (PMK) itu mengaku sudah mengajak bertemu ketua RW 1–6 di Kelurahan Barata Jaya pada Rabu (22/7) malam. Dalam pertemuan itu, warga menyampaikan keluhannya.

Kapolri Kenang Warisan Bung Karno, Tegaskan Semangat Pemimpin Bangsa Harus Terus Dijaga
Prediksi Skor Ekuador vs Curacao di Piala Dunia 2026: La Tri Wajib Menang demi Lolos ke Babak 32 Besar
Prediksi Skor Jerman vs Pantai Gading di Piala Dunia 2026: Ujian Sesungguhnya Die Mannschaft di Grup E
BGN Terbitkan SE Nomor 12 Tahun 2026, Layanan MBG Dihentikan Sementara saat Hari Libur
Gabriel Budi Blak-blakan, Agen Pemain Persebaya Surabaya Ungkap Sosok Paling Berkesan
Prediksi Susunan Pemain Timnas Brasil vs Haiti: Danilo Ingin Selecao Kuasai Permainan
Apa Itu Weton Tibo Pati dan Siapa Saja yang Mendapatkan Julukan Ini? Simak Misteri di Balik Nasib Weton Tibo Pati
TVRI Hilang? Begini Cara Memunculkan Sinyal TVRI untuk Nonton Piala Dunia 2026 Gratis
Jadwal Moto3 Ceko 2026! Veda Ega Pratama P14 dan Langsung Lolos Q2
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
