
Photo
JawaPos.com - Operasi Patuh Semeru 2020 dimulai hari ini. Jalannya operasi tidak akan sama dengan tahun-tahun sebelumnya. Fokus polisi bukan hanya pada permasalahan lalu lintas. Tetapi, juga persebaran Covid-19 di Kota Pahlawan.
Kasatlantas Polrestabes Surabaya AKBP Teddy Chandra menyatakan, jajarannya lebih memprioritaskan unsur preemptif dan preventif kepada pengendara di jalan. Bukan penindakan seperti biasanya. ”Operasi ini mengedepankan edukasi,” katanya.
Meski begitu, kata dia, bukan berarti pengendara bisa bebas melanggar peraturan lalu lintas. Teddy memastikan jajarannya tetap menindak beberapa jenis pelanggaran kasatmata.
Teddy menuturkan bahwa tujuan operasi itu terbagi menjadi tiga poin. Pertama, meningkatkan kesadaran masyarakat dalam mematuhi tata tertib berlalu lintas. Lalu, menekan angka kecelakaan. ”Yang ketiga mengurangi persebaran Covid-19,” ujarnya.
Lulusan Akpol 2002 itu menyatakan, polisi akan menggiatkan edukasi pencegahan virus korona di jalan. Misalnya, membagikan masker dan brosur tentang protokol kesehatan. ”Mendorong kesadaran warga bahwa pandemi ini belum selesai,” jelasnya.
Sementara itu, Polres Pelabuhan Tanjung Perak sudah melakukan persiapan menyambut jalannya operasi. Di antaranya, memetakan jalur rawan pelanggaran.
Kasatlantas Polres Pelabuhan Tanjung Perak AKP Sigit Indra menyatakan bahwa ada sejumlah titik yang mendapat perhatian petugas. Di antaranya, kawasan Jembatan Suramadu. ”Di sana masih banyak pelanggaran. Nanti ditindak tegas,” kata Sigit.
Menurut dia, operasi akan melibatkan tim gabungan. Di kawasan Suramadu, polisi juga akan memberhentikan pengendara yang tidak memakai masker. ”Nanti ada satpol PP yang memberikan penanganan,” tambah Sigit.
Dia menjelaskan bahwa operasi patuh tahun ini memang berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya. Kali ini momennya masih berkaitan dengan persebaran Covid-19. Tidak saja menilang.
Polisi juga akan mengampanyekan program pencegahan persebaran virus. Upaya itu direalisasikan dengan banyak cara. Ada spanduk yang disebar kepolisian. Selain itu, kampanye kesehatan dilakukan dengan aksi bagi-bagi masker.
Prioritas Penindakan Polisi
1. Melawan arus
2. Pengendara di bawah umur
3. Mengoperasikan ponsel saat berkendara
4. Memacu kendaraan ugal-ugalan
5. Berkendara dalam pengaruh alkohol
6. Pengendara motor tidak memakai helm
7. Tidak memakai sabuk pengaman
Saksikan video menarik berikut ini:
https://www.youtube.com/watch?v=mYUh7Pj-tNw
https://www.youtube.com/watch?v=__N8qaxpS-o
https://www.youtube.com/watch?v=liC5-vWf-Vk

50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Tahun Tak Terkalahkan! Bernardo Tavares Wajib Jaga Harga Diri Persebaya Surabaya di Derbi Jawa Timur Lawan Arema FC
Pesan Haru dari Ernando Ari! Dukungan Diam-Diam Bikin Milos Raickovic Bangkit di Persebaya Surabaya
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Jadwal Lengkap MotoGP Spanyol 2026! Misi Berat Veda Ega Pratama dan Mario Aji dari Barisan Belakang di Jerez
15 Rekomendasi Restoran Terbaik Dekat Tugu Muda Semarang: Surganya Kuliner yang Wajib Dicoba Pelancong dan Wisatawan!
17 kuliner Legendaris di Surabaya yang Wajib Dicicipi Sekali Seumur Hidup!
10 Kebab Paling Enak di Jakarta, Kuliner Timur Tengah yang Cita Rasanya Autentik
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
