Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 21 Desember 2022 | 19.48 WIB

Awasi Potensi Permainan Stok dan Harga STB di Jawa Timur

KELILING: Tim KPI dan KPID Jatim memantau ketersediaan stok dan harga STB di sejumlah toko elektronik di Pasar Genteng, Surabaya, Selasa (20/12). (Edi Susilo/Jawa Pos) - Image

KELILING: Tim KPI dan KPID Jatim memantau ketersediaan stok dan harga STB di sejumlah toko elektronik di Pasar Genteng, Surabaya, Selasa (20/12). (Edi Susilo/Jawa Pos)

JawaPos.com – Analog switch off (ASO) di wilayah siar Jatim 1 (kawasan Gerbangkertosusila) berlangsung mulai Selasa (20/12) pukul 00.00. Lewat kebijakan tersebut, seluruh siaran televisi di sepuluh kabupaten/kota di Jatim telah beralih dari analog menuju digital.

Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) Jatim mengklaim seluruh stasiun televisi di wilayah tersebut sudah bermigrasi. Bahkan, sebagian di antaranya menerapkan siaran digital sebelum 20 Desember. Tinggal memastikan penerapannya pasca pemberlakuan.

Hingga kemarin, yang masih menjadi salah satu fokus pantauan adalah distribusi set top box (STB)/alat penangkap sinyal digital. Sebab, selain distribusi STB gratis untuk warga sasaran belum mencapai 100 persen, masih ada keluhan soal stok dan harga perangkat tersebut di pasaran.

Kemarin tim KPI pusat dan KPID Jatim melakukan pemantauan lapangan ketersediaan dan harga STB di sejumlah toko elektronik. ”Dari pantauan hari ini (kemarin, Red), sejauh ini tak ada temuan menonjol,” kata Koordinator Bidang Pengelolaan Sistem dan Struktur Penyiaran (PS2P) KPID Jatim Afif Amrullah.

Misalnya, pantauan di sejumlah toko elektronik penyedia STB di Pasar Genteng, Surabaya. Di sana, harga STB masih standar. Di kisaran Rp 240 ribu hingga Rp 360 ribu per unit.

Dari keterangan para pedagang, hingga kemarin penjualan STB memang sudah mengalami peningkatan, tapi belum signifikan. Diprediksi, lonjakan permintaan baru terjadi pasca penerapan ASO secara menyeluruh. ’’Karena itu, pemantauan stok dan harga STB akan terus dilakukan,’’ paparnya.

Afif menambahkan, sejak awal gabungan asosiasi penyedia STB pusat berkomitmen untuk menyuplai perangkat tersebut ke wilayah Jatim 1. Tujuannya, bisa memenuhi permintaan pasar dan mengantisipasi lonjakan harga.

Sejauh ini, stok dan harga STB di marketplace sudah normal. Namun, penjualan offline (di pasar maupun ritel) memang masih sulit diprediksi. Sebab, tetap ada celah dari pedagang memanfaatkan situasi dengan menaikkan harga dan memainkan stok. ”Kami juga mengimbau agar pembelian STB dilakukan di agen-agen resmi,” katanya.

Tinggal 4 Persen Sasaran Belum Terima


DI bagian lain, distribusi set top box (STB) gratis dari pemerintah untuk warga sasaran di wilayah Jatim 1 masih berlangsung. Hingga H-1 penerapan ASO, realisasinya mencapai 96 persen. Tinggal 4 persen.

Ada 261 ribu unit yang disiapkan pemerintah. Lebih dari 251 ribu unit sudah dibagikan. Angka itu sebenarnya sudah di atas batas minimal distribusi untuk bisa menerapkan ASO.

Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa menginstruksikan agar pendistribusian STB bagi warga penerima dituntaskan. Selain itu, dia juga menginstruksikan jajarannya untuk mengawasi stok dan harga STB di pasaran. ”Jangan sampai harganya melambung karena permintaan tinggi,” ujarnya.

Sebab, kebijakan ASO merupakan amanat UU 11/2020 tentang Cipta Kerja yang harus dilaksanakan. Meskipun realisasinya tidak mudah. ”Semua elemen harus bersinergi. Penyedia siaran TV juga harus siap,’’ tegas Khofifah.

Orang nomor satu di Jatim itu memastikan masyarakat masih bisa menikmati siaran TV lokal dan nasional secara gratis tanpa membutuhkan kuota internet. ”Memang, realisasi program tersebut tak mudah dilakukan. Karena itu, sosialisasi harus terus dilakukan. ”Semua elemen harus bersinergi. Penyedia siaran TV juga harus siap,’’ tegas Khofifah.

Plt Kepala Dinas Kominfo Jatim Hudiyono memastikan bahwa secara teknis pemberlakuan ASO di wilayah Jatim 1 tidak akan memicu polemik. Sebab, pembagian STB bagi masyarakat tidak mampu sudah lebih dari 90 persen. ”Pemerintah sudah melakukan komunikasi untuk memastikan pelaksanaan ASO,’’ kata Hudiyono.

Editor: Dhimas Ginanjar
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore