Logo JawaPos
Author avatar - Image
Senin, 19 Oktober 2020 | 18.11 WIB

Pasien Sembuh Covid-19 di Jawa Timur Capai 87 Persen

Ilustrasi pasien Covid-19. (Chis/Jawa Pos) - Image

Ilustrasi pasien Covid-19. (Chis/Jawa Pos)

JawaPos.com – Situasi pandemi Covid-19 di Jatim terus menunjukkan perkembangan melegakan. Terakhir, persentase jumlah pasien positif virus korona yang ditangani terus menurun. Selain itu, penelusuran persebaran Covid-19 di seluruh daerah masih berlangsung. Hasilnya, hingga kini, lebih dari 1 juta warga di provinsi ini sudah menjalani tes. Proses itu menyumbang 30 persen temuan kasus di Jatim.

Berdasar data terakhir Satgas Covid-19 Jatim, total kasus positif virus korona di provinsi ini mencapai 48.932 kasus. Sebanyak 87,2 persen di antaranya sudah sembuh.

Sementara itu, jumlah kasus aktif (pasien positif yang masih menjalani isolasi/perawatan) tinggal 2.680 pasien atau 5,56 persen. Sejauh ini yang masih menjadi atensi adalah menekan angka kematian.

Situasi tersebut mendapat apresiasi dari Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa. ”Harapannya, angka kesembuhan terus meningkat. Dengan begitu, kasus Covid-19 di Jawa Timur semakin terkendali,” tuturnya.

Dia menyebutkan, ada sejumlah faktor sehingga tingkat kesembuhan pasien makin tinggi. Salah satunya adalah masifnya penelusuran persebaran Covid-19. Terutama terhadap warga yang potensial terpapar virus tersebut.

Indikatornya, pelaksanaan rapid test (baik antibodi maupun antigen untuk kegiatan skrining dan tracing) telah tembus 1.005.807 tes. Di antara jumlah tersebut, ditemukan 84.436 kasus reaktif. Mereka lantas menjalani swab test. Hasilnya, ditemukan 15.247 kasus positif. Artinya, tracing yang dilakukan Satgas Covid-19 Jatim maupun kabupaten/kota menyumbang lebih dari 30 persen kasus positif. ”Kondisi itu membuat penanganan para pasien terpapar Covid-19 bisa lebih cepat. Dengan begitu, potensi pasien untuk bisa sembuh makin tinggi,” ujar orang nomor satu di Jatim tersebut.

Meski begitu, Khofifah kembali menegaskan bahwa potensi persebaran Covid-19 masih cukup tinggi. ”Karena itu, masyarakat tetap harus waspada. Penegakan protokol kesehatan juga tetap akan masif,” katanya.

Di bagian lain, pemerintah sudah menyiapkan rencana pemberian vaksin Covid-19. Termasuk di Jatim. Meski demikian, untuk tahap awal, diperkirakan jumlah vaksin yang didistribusikan cukup terbatas.

Juru Bicara Satgas Covid-19 Jatim dr Makhyan Jibril menyatakan, ada skala prioritas untuk pendistribusian vaksin tersebut. ”Karena kuota mungkin terbatas, kami bakal memprioritaskan pasien yang memiliki penyakit penyerta dan lanjut usia,” jelasnya.

---

PENELUSURAN PERSEBARAN COVID-19 DI JATIM

Kegiatan skrining/tracing: 1.005.807 tes

Temuan kasus reaktif: 84.436 orang

Temuan kasus positif: 15.247 orang

Jumlah kasus positif akumulatif: 48.932 pasien

Kasus aktif: 2.680 pasien

Sembuh: 42.708 pasien

Editor: Dhimas Ginanjar
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore