
Ilustrasi pasien Covid-19. (Chis/Jawa Pos)
JawaPos.com – Situasi pandemi Covid-19 di Jatim terus menunjukkan perkembangan melegakan. Terakhir, persentase jumlah pasien positif virus korona yang ditangani terus menurun. Selain itu, penelusuran persebaran Covid-19 di seluruh daerah masih berlangsung. Hasilnya, hingga kini, lebih dari 1 juta warga di provinsi ini sudah menjalani tes. Proses itu menyumbang 30 persen temuan kasus di Jatim.
Berdasar data terakhir Satgas Covid-19 Jatim, total kasus positif virus korona di provinsi ini mencapai 48.932 kasus. Sebanyak 87,2 persen di antaranya sudah sembuh.
Sementara itu, jumlah kasus aktif (pasien positif yang masih menjalani isolasi/perawatan) tinggal 2.680 pasien atau 5,56 persen. Sejauh ini yang masih menjadi atensi adalah menekan angka kematian.
Situasi tersebut mendapat apresiasi dari Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa. ”Harapannya, angka kesembuhan terus meningkat. Dengan begitu, kasus Covid-19 di Jawa Timur semakin terkendali,” tuturnya.
Dia menyebutkan, ada sejumlah faktor sehingga tingkat kesembuhan pasien makin tinggi. Salah satunya adalah masifnya penelusuran persebaran Covid-19. Terutama terhadap warga yang potensial terpapar virus tersebut.
Indikatornya, pelaksanaan rapid test (baik antibodi maupun antigen untuk kegiatan skrining dan tracing) telah tembus 1.005.807 tes. Di antara jumlah tersebut, ditemukan 84.436 kasus reaktif. Mereka lantas menjalani swab test. Hasilnya, ditemukan 15.247 kasus positif. Artinya, tracing yang dilakukan Satgas Covid-19 Jatim maupun kabupaten/kota menyumbang lebih dari 30 persen kasus positif. ”Kondisi itu membuat penanganan para pasien terpapar Covid-19 bisa lebih cepat. Dengan begitu, potensi pasien untuk bisa sembuh makin tinggi,” ujar orang nomor satu di Jatim tersebut.
Meski begitu, Khofifah kembali menegaskan bahwa potensi persebaran Covid-19 masih cukup tinggi. ”Karena itu, masyarakat tetap harus waspada. Penegakan protokol kesehatan juga tetap akan masif,” katanya.
Di bagian lain, pemerintah sudah menyiapkan rencana pemberian vaksin Covid-19. Termasuk di Jatim. Meski demikian, untuk tahap awal, diperkirakan jumlah vaksin yang didistribusikan cukup terbatas.
Juru Bicara Satgas Covid-19 Jatim dr Makhyan Jibril menyatakan, ada skala prioritas untuk pendistribusian vaksin tersebut. ”Karena kuota mungkin terbatas, kami bakal memprioritaskan pasien yang memiliki penyakit penyerta dan lanjut usia,” jelasnya.
---
PENELUSURAN PERSEBARAN COVID-19 DI JATIM
Kegiatan skrining/tracing: 1.005.807 tes
Temuan kasus reaktif: 84.436 orang
Temuan kasus positif: 15.247 orang
Jumlah kasus positif akumulatif: 48.932 pasien
Kasus aktif: 2.680 pasien
Sembuh: 42.708 pasien

50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Tahun Tak Terkalahkan! Bernardo Tavares Wajib Jaga Harga Diri Persebaya Surabaya di Derbi Jawa Timur Lawan Arema FC
15 Rekomendasi Restoran Terbaik Dekat Tugu Muda Semarang: Surganya Kuliner yang Wajib Dicoba Pelancong dan Wisatawan!
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Jadwal Lengkap MotoGP Spanyol 2026! Misi Berat Veda Ega Pratama dan Mario Aji dari Barisan Belakang di Jerez
Pesan Haru dari Ernando Ari! Dukungan Diam-Diam Bikin Milos Raickovic Bangkit di Persebaya Surabaya
Terdepak dari Puncak Klasemen Liga Inggris, Bayang-bayang Kegagalan Juara di Akhir Musim kembali Menghantui Arsenal
18 Rekomendasi Sarapan Pagi di Bandung Paling Sedap, Sederet Kuliner Mantap yang Wajid Disantap
Profil Agnes Aditya Rahajeng, Pemenang Puteri Indonesia 2026
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
