alexametrics

Kasus Gilang Bungkus, Korban Melapor Bertambah Dua Orang

12 Agustus 2020, 12:48:55 WIB

JawaPos.com – Korban Gilang Aprilian Nugraha Pratama yang melapor ke polisi bertambah dua. Laporan mereka sudah ditampung penyidik. ”Jadi, sampai saat ini totalnya lima orang yang melapor,” ujar Kanitresmob Polrestabes Surabaya Iptu Arief Ryzki Wicaksana Selasa (11/8).

Arief menuturkan, dua orang yang melapor itu adalah laki-laki. Modus yang mereka alami sama dengan tiga pelapor awal. Yakni, diminta membungkus diri dengan kain.

Menurut dia, korban dan tersangka sebelumnya tidak saling kenal. Gilang menghubungi mereka lewat pesan di akun media sosial (medsos). Warga Kapuas, Kalimantan Tengah, itu memperkenalkan diri sebagai mahasiswa tingkat akhir.

Komunikasi terjalin, kata dia, karena korban merasa tidak enak dengan tersangka. Gilang terus-menerus mengirim pesan pendek untuk mengakrabkan diri. ”Begitu direspons korban, tersangka mulai mengutarakan permintaannya,” kata Arief.

Gilang berdalih sedang mengerjakan riset. Inti dari riset itu adalah menganalisis hubungan psikis dan fisik seseorang ketika mendapat tekanan. ”Korban diminta membungkus diri untuk membuktikannya,” ucap polisi dengan dua balok di pundak itu.

Korban sebenarnya tidak langsung menuruti permintaan tersebut. Namun, tersangka terus mendesak. Gilang bahkan memberikan ancaman. Dia menyebut punya penyakit vertigo. Keinginannya harus dituruti. Jika tidak, dia bisa punya perasaan untuk menyakiti dirinya sendiri. ”Alasan tersebut membuat korban iba dan menurut,” tuturnya.

Mantan Kasubnit Jatanras itu menambahkan, penyidik akan memeriksakan tersangka ke psikiater hari ini. Gilang rencananya dibawa ke polda. ”Kami sudah koordinasikan jadwal pemeriksaannya,” tutur alumnus Akpol 2013 tersebut.

Arief mengatakan, koordinasi dengan polda tidak hanya berkaitan dengan pemeriksaan kejiwaan tersangka. Jajarannya juga terus berkomunikasi terkait posko pengaduan yang dibuat di sana. ”Dengan pengakuan tersangka yang menyebut korbannya sampai 25 orang, peluang laporan bertambah sangat memungkinkan,” tandasnya.

Saksikan video menarik berikut ini:

Editor : Dhimas Ginanjar

Reporter : edi/c13/eko




Close Ads